Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dalam pidatonya pada pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin, menyampaikan pandangannya bahwa Timnas Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030.
“Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar harus memiliki cita-cita yang besar dan keberanian untuk mewujudkannya. Saya memandang Indonesia layak bisa tampil di Piala Dunia 2030,” kata Prabowo Subianto Presiden dalam pidatonya yang dibacakan Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, Senin (3/8/2026).
Sebagai catatan, Indonesia sebenarnya sempat sangat dekat untuk tampil di Piala Dunia 2026, andai tidak gugur di babak kualifikasi putaran keempat di Arab Saudi pada Oktober tahun lalu. Saat itu, kekalahan dari Arab Saudi dan Irak membuat Tim Garuda gagal melaju ke putaran final.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa untuk lolos ke Piala Dunia memang bukan pekerjaan yang mudah, karena membutuhkan kerja keras dari seluruh pihak terkait. Dalam kesempatan yang sama, ia juga meminta Erick Thohir untuk menyusun cetak biru perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia 2030, yang akan menjadi gelaran Piala Dunia satu abad, sebagai arah pembangunan sepak bola Indonesia secara berkelanjutan.
“Saya ingin menegaskan bahwa cita-cita besar ini tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah atau PSSI saja. Ini adalah kerja besar bangsa Indonesia. Klub, akademi, pelatih, pemain, suporter, pemerintah daerah, dunia usaha, media, dan seluruh masyarakat harus berjalan dalam satu semangat yang sama,” katanya.
“Saya yakin dengan persatuan, kerja keras, disiplin, dan semangat gotong royong, Indonesia akan mampu mewujudkan cita-cita besar tersebut. Bukan hanya untuk lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, semakin dihormati, dan semakin disegani oleh dunia,” tambah Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai informasi tambahan, perjalanan Indonesia untuk mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia 2030 akan dimulai pada tahun depan, melalui babak kualifikasi zona Asia.(ant/iss)




