VIVA – Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, menjadi salah satu duel paling menentukan di fase penyisihan. Hasil pertandingan ini akan sangat memengaruhi peluang kedua tim untuk melangkah ke babak semifinal.
Timnas Indonesia datang dengan modal sempurna setelah mengoleksi enam poin dari dua kemenangan beruntun. Sementara itu, Vietnam yang berstatus juara bertahan baru mengumpulkan empat poin setelah meraih kemenangan atas Timor Leste dan ditahan imbang Singapura.
Tak hanya penting dalam perebutan tiket ke fase gugur, laga ini juga mempertemukan dua kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara yang dalam beberapa tahun terakhir kerap terlibat persaingan sengit.
- Instagram - Timnas Indonesia
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau yang lebih dikenal sebagai Bung Ropan, menilai Vietnam menjalani persiapan yang sangat serius menghadapi turnamen ini. Menurutnya, tim asuhan Kim Sang-sik telah mempersiapkan diri secara maksimal sejak jauh hari.
"Kalau kita bicara Vietnam, mereka menghadapi Piala AFF ini dengan sangat serius, berlatih di Korea dan ikut pertandingan uji coba tidak kalah," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Okezone.
Bung Ropan menilai, sejak awal Kim Sang-sik menjadikan Timnas Indonesia sebagai fokus utama dibandingkan negara-negara pesaing lainnya di kawasan Asia Tenggara.
"Kim Sang-sik betul-betul fokus, kenapa? yang dia hitung di Piala AFF ini, bukan Thailand, Malaysia, tetapi Indonesia," ujarnya.
"Itu yang membuat dia jauh-jauh panggil asisten dia untuk dia menemani ke GBK," tuturnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada kehadiran Kim Sang-sik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat Timnas Indonesia menghadapi Mozambik pada 9 Juni 2026. Kala itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut datang langsung untuk memantau kekuatan calon lawannya di fase grup Piala AFF.
Menurut Bung Ropan, langkah tersebut menunjukkan bahwa Kim Sang-sik memahami betul peningkatan kualitas yang dimiliki Timnas Indonesia.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
"Karena dia tahu persis mengalahkan Thailand gampang bagi dia, tapi mengalahkan Indonesia itu sangat-sangat sulit, walaupun mereka juga sudah latihan ke luar," pungkasnya.





