RI dan Thailand Teken Roadmap Kemitraan Strategis hingga MOU Pendidikan 

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pertemuan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Kerajaan Tailan Anutin Charnvirakul bersama para delegasi masing-masing negara membuahkan penguatan kerja sama. Kerja sama tersebut diteken dalam dokumen roadmap kemitraan strategis, MOU bidang pendidikan hingga sektor pariwisata.

Penguatan kerja sama terjalin saat Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul melakukan kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Setelah rangkaian acara kenegaraan, Prabowo dan Charnvirakul menyaksikan penunjukan sejumlah dokumen kerja sama antara Indonesia dan Thailand. Penunjukan dokumen tersebut menjadi salah satu hasil konkret dari kunjungan resmi PM Charnvirakul ke Indonesia sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang.

Baca juga: Dubes China Dukung Transformasi Transmigrasi Indonesia

Dokumen pertama yang ditunjukkan di hadapan Presiden Prabowo dan PM Charnvirakul adalah Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026-2030 oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono dan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kerajaan Thailand Sihasak Phuangketkeow. Dokumen tersebut menjadi panduan bersama bagi kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis selama lima tahun ke depan.

Selanjutnya, ditunjukkan Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Kerajaan Thailand tentang Kerja Sama dalam bidang Pendidikan, oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti bersama Menteri Pendidikan Kerajaan Tailan Prasert Jantararuangtong. Kesepahaman tersebut menjadi landasan kerja sama kedua negara dalam pengembangan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah capaian nyata yang akan memperkuat hubungan kedua negara di masa mendatang. Selain kerja sama antar-pemerintah, Presiden Prabowo juga menyambut baik komitmen sektor swasta yang turut memperluas kolaborasi kedua negara.

"Kami juga menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta yaitu MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas. MoU antara Bio-Axel dan Pro-Konsilium terkait proyek pengolahan sampah organik," ungkap Presiden.

Baca juga: Prabowo Terima Tanda Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Thailand

Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi PM Charnvirakul serta optimistis terhadap masa depan hubungan Indonesia dan Thailand yang semakin erat.

"Yang Mulia Perdana Menteri Anutin, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia, atas komitmen kita bersama untuk memperkuat hubungan kedua negara kita. Saya yakin Indonesia dan Thailand akan terus memastikan kemitraan strategis ini akan membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara kita," tutur Prabowo.

Dorong Perdamaian di Myanmar Lewat Konsensus 5 Poin

Prabowo menyatakan Indonesia dan Thailand sepakat mendorong ASEAN dalam mewujudkan perdamaian berkelanjutan di Myanmar. Prabowo mengatakan krisis politik dan kemanusiaan yang terjadi di Myanmar harus segera disudahi.

"Indonesia dan Thailand akan terus bekerja sama mendorong ASEAN untuk memainkan peran yang konstruktif dalam mendukung terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Myanmar," ujar Prabowo.

Kedua negara pun mendukung upaya ASEAN agar Myanmar mengimplementasikan Konsensus Lima Poin (5PC) dan menghentikan kekerasan terhadap warga sipil.

"Kami sepakat mendukung upaya ASEAN untuk mendorong implementasi Five-Point Consensus melalui dialog yang inklusif, penghentian kekerasan, dan peningkatan akses kemanusiaan," kata Prabowo.

Adapun saat ini, akibat krisis yang terjadi, pergerakan Myanmar dalam ASEAN dibatasi. ASEAN juga sudah menyerukan agar Myanmar segera mengimplementasikan 5PC demi memulihkan perdamaian.

Pada kesempatan itu, Prabowo dan PM Thailand juga membahas situasi di Timur Tengah. Ia menyebut kedua negara berpandangan bahwa konflik di kawasan tersebut mesti diselesaikan lewat diplomasi dan penghormatan pada hukum internasional.

"Kami juga bertukar pandangan mengenai perkembangan di Timur Tengah, dan menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog diplomasi serta penghormatan kepada hukum internasional," ucapnya.

Baca juga: Prabowo Sambut PM Thailand di Istana, Kunjungan Perdana Setelah 15 Tahun




(fca/zap)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Keluhkan Mati Listrik Senin Pagi: Ganggu Aktivitas Banget
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Perbandingan Ranking FIFA Timnas Indonesia Vs Vietnam Jelang Piala AFF 2026: Golden Star Warriors Unggul
• 23 jam lalubola.com
thumb
Tragedi Ceuta, 72 Migran Tewas Usai 60 Ribu Orang Serbu Perbatasan Spanyol dari Maroko
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Periksa Polisi Aktif, KPK Dalami Praktik Pemerasan yang Dilakukan ke Bupati Pemalang
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kebiasaan yang Membuat Orang Nyaman Berada di Dekatmu
• 18 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.