Peringatan gelombang tinggi akibat cuaca buruk masih diberlakukan di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal Takabonerate terombang-ambing hingga muatan berjatuhan, dan beberapa di antaranya adalah truk berisi logistik.
Akibat cuaca buruk yang melanda, pelayaran yang seharusnya hanya memakan waktu 14 jam menjadi 24 jam lamanya. Tidak hanya itu, gelombang tinggi juga membuat kapal nelayan tenggelam di Perairan Jampea Selayar.
Baca Juga :
BMKG: Waspadai Potensi Gelombang Tinggi di Perairan KalselUntuk mengantisipasi hal tersebut, Kepala Syahbandar Bulukumba telah mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi kepada seluruh nakhoda.
Meskipun begitu, operasional penyeberangan masih dilakukan dengan sistem buka tutup mengingat tingginya kebutuhan distribusi logistik bagi masyarakat di wilayah kepulauan.




