Serangan Rusia Hantam Gudang Penerbit di Ukraina, 8 Juta Buku Hangus

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Kyiv -

Serangan Rusia menghantam sebuah gudang penerbit di timur laut Ukraina akhir pekan kemarin. Sebanyak 8 juta buku hancur akibat serangan itu.

Dilansir AFP, Senin (3/8/2026), ini bukan pertama kalinya Rusia menyerang pusat penerbitan besar. Penerbit mengecam serangan Rusia itu.

"Ini adalah kerugian terbesar bagi infrastruktur buku Ukraina sejak awal perang skala penuh," kata penerbit, Ranok.

Baca juga: Drone Ukraina Hantam Resor Rusia di Laut Hitam, 6 Orang Tewas

Seorang reporter AFP pada hari Sabtu (1/8) melihat petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkan api di gudang di Kharkiv beberapa jam setelah Rusia melancarkan serangan drone dan rudal.

"Lebih dari 8 juta buku telah hancur dalam kebakaran tersebut, termasuk buku teks untuk anak-anak," kata Ranok dalam sebuah pernyataan di media sosial.

"Api masih berkobar. Musuh berusaha membakar pendidikan dan budaya kita," tambahnya.

Direktur penerbit, Viktor Kruglov, menyebutnya sebagai "serangan terhadap pendidikan dan budaya Ukraina."

Bulan lalu, serangan terhadap sebuah gudang di dekat Kyiv membakar 800.000 buku hingga menjadi abu. Hal itu diungkap penerbit yang portofolionya mencakup karya-karya George Orwell dan Barack Obama.

Sepanjang invasinya, Rusia sering menyerang museum, galeri, studio film, gereja, dan situs-situs penting budaya lainnya di Ukraina.

Baca juga: Rusia dan Ukraina Saling Balas Serangan, 14 Orang Tewas




(lir/lir)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
John Herdman Akui Vietnam Lebih Unggul Secara Taktik
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Masih Ingat Lee Jae-yeong? Bintang Voli Korea Selatan yang Terjerat Skandal, Kini Berkarier di Eropa
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo-PM Thailand Dorong Penyelesaian Konflik Myanmar
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Penyidikkan Masih Lanjut, Kejagung Telah Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto
• 1 jam lalucumicumi.com
thumb
IFW 2026 Jadi Panggung UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Perluas Akses Pasar, Kolaborasi Industri Makin Terbuka
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.