Marak OTT Kepala Daerah, Golkar Singgung Ongkos Politik Mahal

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan partai politik memiliki kewajiban melakukan pendidikan politik sekaligus rekrutmen kader yang berintegritas.

Pernyataan itu disampaikan Sarmuji sebagai respons atas maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Advertisement

BACA JUGA: Wacana Kenaikan Gaji Kepala Daerah di Tengah Maraknya OTT

Menurutnya, fenomena tersebut juga dipengaruhi oleh lemahnya pendidikan politik di setiap partai kepada kadernya.

"Pertama, kita tentu kewajiban partai melakukan pendidikan politik, dan dalam konteks ini melakukan rekrutmen politik, dan karena tanggung jawab itu, orang yang direkrut adalah orang yang berintegritas, memiliki kapasitas dan kemampuan profesional," jelas Sarmuji dalam acara Training of Trainers TOT Akademi Partai Golkar Tahun 2026 di Aula Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Senin (3/8).

Sarmuji menegaskan partai politik tidak hanya bertugas mencetak kader untuk menduduki jabatan publik, melainkan juga bertanggung jawab membina dan mengawasi mereka.

Menurutnya, proses pembinaan harus dimulai sejak dini dan terus dilakukan ketika kader telah mengemban amanah sebagai pejabat publik.

"Pada saat menjadi pejabat publik, kewajiban partai juga untuk memagari setiap anggota yang menjadi pejabat publik agar tetap dalam rel yang sebenarnya," kata dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 Korban Selamat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Komunikasi Digital dan Sacredness of Life: Ketika Martabat Manusia Terabaikan
• 22 menit lalurctiplus.com
thumb
Manfaat Air Beras untuk Mencerahkan Kulit
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Federasi Sepak Bola AS perpanjang kontrak Pochettino hingga 2030
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
5 Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta 4 Agustus 2026
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.