Berulang Kali Batalkan Serangan ke Iran, Ini Penjelasan Trump

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela pembatalan rencana serangan besar-besaran terhadap Iran.

Berulang Kali Batalkan Serangan ke Iran, Ini Penjelasan Trump. (Foto: AP)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela pembatalan rencana serangan besar-besaran terhadap Iran.

Akhir pekan lalu, Trump untuk kesekian kalinya menunda rencana serangan besar-besaran terhadap Iran setelah mengeluarkan ancaman beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga:
Trump Akui AS-Jepang Intervensi Pasar Bersama untuk Perkuat Yen

Seusai menunda rencana serangan trrsebut, dia mengeklaim akan melanjutkan pembicaraan dengan Iran pekan ini, yang dibantah Teheran dan sejumlah pihak lainnya.

Trump telah berulang kali mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran, sebelum kemudian menarik kembali ancamannya.

Baca Juga:
Harga Minyak Jatuh 5 Persen usai Trump Tunda Serangan ke Iran

Ketika ditanya oleh seorang reporter tentang hal itu, Trump menjawab bahwa ia menunjukkan kesabaran karena mempertimbangkan nyawa warga Iran.

“Saya ingin memberi mereka kesempatan sebelum melancarkan serangan besar-besaran,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dilansir dari AP pada Selasa (4/8/2026).

Baca Juga:
Trump Sebut AS dan Iran Akan Lanjutkan Negosiasi Pekan Ini usai Serangan Batal

Meski demikian, dia menegaskan bahwa kesabarannya terhadap Iran mulai habis.

“Ini kesempatan terakhir bagi mereka untuk menandatangani kesepakatan yang baik,” kata Trump.

Sebelumnya pada Senin, Trump mengecam Iran di media sosial. Pasalnya, Teheran membantah sedang mengadakan pembicaraan dengan AS.

“Mereka meminta pertemuan, bahkan memohon agar pembicaraan dimulai," kata Trump di platform media sosial Truth Social.

"Namun kemudian, mereka mengatakan bahwa mereka tidak melakukan diskusi apa pun, bahwa tidak ada yang dibicarakan, dan mereka hanya berurusan dengan Oman,” gerutu Trump.

Trump bersikukuh bahwa kedua negara sedang melakukan pembicaraan, khususnya mengenai isu nuklir dan Selat Hormuz.

“Iran mau mengakuinya atau tidak, kita sebenarnya sedang berbicara," kata Trump kepada wartawan.

 (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Menkop Ferry Juliantono Mendorong Pembentukan Koperasi Syariah WPMI untuk Perluas Akses Permodalan UMKM Perempuan
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Pendapatan REAL Tumbuh 211,6 Persen di Kuartal II-2026
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Kisah Korban Selamat KMP Mutiara Sentosa 2, Bertahan 5 Jam Mengapung di Laut
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Purbaya, BI, OJK dan LPS Yakin Ekonomi RI Bakal Tumbuh Kuat di Q2-2026
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.