KUNINGAN, iNews.id - Dua ekor babi hutan masuk permukiman warga di Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) sore. Kemunculan satwa liar berukuran besar dan agresif tersebut membuat warga panik hingga berhamburan menyelamatkan diri.
Babi hutan itu diduga tersasar atau kehilangan arah menuju kawasan hutan setelah diburu. Sejumlah pemuda kemudian berusaha menghalau keduanya agar tidak semakin jauh memasuki permukiman.
Upaya tersebut berhasil menggiring seekor babi kembali ke hutan. Namun, satu ekor lainnya justru masuk ke gang sempit yang dipadati rumah penduduk.
Kondisi gang yang sempit dan keberadaan banyak anak-anak membuat proses penanganan berlangsung sulit. Babi hutan berwarna hitam pekat tersebut terlihat agresif dan beberapa kali menyeruduk orang yang berada di depannya.
Sejumlah warga terpaksa melompat dan berlari untuk menghindari serangan. Beberapa orang dilaporkan mengalami luka ringan dalam kejadian tersebut.
Aparat desa setempat, Sujana membenarkan adanya babi hutan yang masuk ke kawasan permukiman.
Baca Juga:Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu“Kemarin ada kejadian masuknya babi hutan ke area permukiman warga,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, satwa tersebut diduga masuk ke permukiman setelah kehilangan arah saat diburu oleh masyarakat.
“Kronologinya diduga babi itu kemungkinan lagi diburu masyarakat jadi masuk ke area permukiman dan mentok di gang sempit dan bertemu pemuda yang jadi korban. Lukanya banyak tapi cukup ringan,” katanya.
Warga bersama sejumlah pemuda berusaha mengendalikan babi hutan tersebut agar tidak menyerang lebih banyak orang. Proses penanganan berlangsung sekitar satu jam karena ukuran satwa cukup besar dan terus bergerak agresif.
Babi hutan yang terjebak di gang akhirnya berhasil dilumpuhkan. Sementara warga yang mengalami luka segera diamankan untuk mendapatkan pertolongan pertama.




