Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak hanya menewaskan lima penumpang. Insiden tersebut juga mengakibatkan seekor kuda pacu asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mati terbakar.
Kuda pacu milik H. Lolong Azis itu merupakan satu-satunya wakil Sulawesi Selatan yang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda di Pulau Jawa.
"Iya, kuda pacu saya ikut terbakar," kata H. Lolong kepada wartawan, Selasa (4/8).
Ia menjelaskan, kuda pacu bernama Bintang Permata telah berada di Pulau Jawa sejak Februari lalu. Kuda yang ditunggangi joki nasional Verdianto alias Aco itu mengikuti sejumlah seri Kejurnas Pacuan Kuda di Bantul, Kebumen, Salatiga, dan Pangandaran sebagai wakil Sulawesi Selatan.
Dalam sejumlah kejuaraan tersebut, Bintang Permata berhasil meraih juara pertama dan juara ketiga sebelum akhirnya dijadwalkan pulang ke Jeneponto.
"Ikut di daerah Bantul, Kebumen, Salatiga dan Pangandaran ikut Kejurnas. Alhamdulillah dapat juara 1 dan juara 3, nah setelah selesai ini sudah mau pulang ke Jeneponto," ujarnya.
Dipulangkan dengan KMP Mutiara Sentosa 2H. Lolong mengatakan, setelah menyelesaikan rangkaian perlombaan di Pulau Jawa, Bintang Permata dipulangkan ke Jeneponto menggunakan KMP Mutiara Sentosa 2.
Di dalam kapal, kuda pacu tersebut tidak sendirian. H. Lolong juga mengangkut enam ekor kuda potong yang baru dibelinya di Pulau Jawa dengan nilai sekitar Rp100 juta.
"Ada juga enam ekor kuda potong yang saya beli di sana seharga Rp 100 juta. Rencananya kuda-kuda ini mau dibawa ke Jeneponto," ucapnya.
Proses pemulangan kuda-kuda tersebut didampingi langsung oleh Verdianto alias Aco. Beruntung, joki nasional itu dilaporkan selamat dalam insiden kebakaran kapal.
H. Lolong mengaku telah berkomunikasi dengan Verdianto yang kini berada di hotel setelah dievakuasi dari Madura menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
"Saya itu sudah bicara sama Verdianto karena sudah di hotel sekarang. Di Madura diambil, dibawa ke Tanjung Perak, lalu dibawa ke hotel," tandasnya.





