Purbaya Jamin Guyuran Dana Rp400 Triliun ke Bank Himbara Tetap Jalan Hingga Akhir Tahun

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan penempatan dana sekitar Rp400 triliun di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap berlanjut hingga akhir tahun. Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat likuiditas perbankan sehingga ruang penyaluran kredit ke masyarakat dan dunia usaha semakin besar.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan dana yang disiapkan terdiri atas penempatan Rp200 triliun yang berlaku hingga akhir tahun, tambahan Rp100 triliun yang akan dievaluasi setiap tiga bulan, serta Rp100 triliun lainnya yang bersifat fleksibel sesuai kebutuhan likuiditas perbankan.

Menurut Purbaya, pemerintah perlu kembali menegaskan skema tersebut karena masih ada sejumlah bank yang mempertanyakan apakah penempatan dana akan tetap dijalankan sesuai rencana atau mengalami perubahan.

"Waktu itu saya bilang Rp200 triliun, tambah Rp100 triliun, tambah Rp100 triliun. Beberapa bank masih ragu apakah itu akan dijalankan atau ada skema lain. Jadi sekarang kami pastikan skema itu tetap berjalan," ujar Purbaya di Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Ia mengatakan, penempatan dana Rp200 triliun akan dipertahankan hingga akhir tahun, bahkan tidak menutup kemungkinan diperpanjang apabila kondisi masih memerlukan dukungan likuiditas.

"Yang Rp200 triliun sampai akhir tahun, atau lebih," katanya.

Sementara itu, tambahan Rp100 triliun akan ditinjau setiap tiga bulan. Adapun Rp100 triliun lainnya disiapkan sebagai instrumen yang dapat ditempatkan maupun ditarik kembali bergantung pada kondisi likuiditas di sektor perbankan.

"Yang Rp100 triliun direview tiga bulan sekali. Yang Rp100 triliun lagi keluar masuk. Kalau kita butuh, kita taruh. Kalau enggak butuh, kita ambil lagi," ujar Purbaya.

Baca Juga: OJK Pastikan Penarikan Dana SAL Tak Bikin Likuiditas Bank Seret

Baca Juga: Purbaya Sebut Permintaan Mobil Mulai Pulih Berkat Tambahan Likuiditas Perbankan

Ia menambahkan, implementasi skema tersebut diharapkan sudah mulai berjalan sehingga tambahan likuiditas dapat segera dimanfaatkan oleh perbankan.

Pada akhirnya, tujuan utama kebijakan ini adalah memperbesar kemampuan bank dalam menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Dengan likuiditas yang lebih kuat, pemerintah berharap penyaluran kredit dapat meningkat dan ikut mendorong aktivitas ekonomi.

"Kita akan menambah likuiditas perbankan. Jadi harusnya itu bisa dipakai perbankan untuk menjual kredit lebih banyak," kata Purbaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Cartenz evakuasi korban penyerangan yang tewaskan lima pekerja
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Usai Pertemuan Prabowo-PM Anutin, Sjafrie Bertemu dengan Menhan Thailand
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Kebakaran Rumah Tewaskan Tiga Orang di Polewali Mandar, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemain Vietnam kagum dukungan suporter Indonesia di Pakansari
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
5 Berita Populer: Spider-Man Cetak Sejarah; Peran Ikonik Diding Boneng
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.