Penataan Sungai Code Bergerak ke Selatan, Sorosutan Jadi Sasaran Berikutnya

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota Yogyakarta akan memperluas penataan kawasan Sungai Code ke bagian selatan. Wilayah Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, menjadi salah satu lokasi yang akan dibenahi setelah pekerjaan penataan di Kelurahan Terban selesai.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, pemindahan alat berat ke kawasan Sungai Code bagian selatan diperkirakan dilakukan dalam waktu sekitar dua pekan. Saat ini, alat berat masih digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan penataan di kawasan Sungai Code wilayah Terban.

Baca Juga
  • Banyak SD Negeri di Yogya Kekurangan Murid, Wamendikdasmen Ungkap Penyebabnya
  • PLN Tanamkan Budaya Keselamatan Kelistrikan kepada Pelajar di Yogyakarta
  • Jangan Bikin Investor Takut, Bupati Sleman Tepis Isu Keamanan di Tengah Ramainya Mal yang Dipagar
"Rencananya sekitar dua minggu lagi alat berat akan kami turunkan sebagai tindak lanjut penataan fisik di kawasan Sungai Code wilayah selatan," kata Hasto dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Menurut Hasto, penataan di bagian selatan menjadi tindak lanjut dari hasil peninjauan yang dilakukan Pemkot Yogyakarta. Dari pemantauan tersebut, masih ditemukan tumpukan sampah di sejumlah titik serta vegetasi yang tumbuh tidak terkendali di sepanjang bantaran sungai.

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Setelah kami lihat langsung, memang Sungai Code wilayah selatan perlu dirapikan," katanya.

"Selain sampah di beberapa titik, pohon-pohon dan vegetasi di sepanjang bantaran banyak yang kurang rapi sehingga perlu dilakukan penataan," ujarnya menambahkan.

Pekerjaan yang akan dilakukan tidak hanya menyasar kebersihan sungai, tetapi juga penataan lingkungan di sekitar bantaran. Pemkot Yogyakarta berharap kawasan Sungai Code dapat terlihat lebih tertib dan nyaman serta tetap berfungsi sebagai ruang publik bagi masyarakat.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap Motif pilot Malaysia Airlines jadi Kurir 26 Kg Obat Terlarang
• 20 jam lalucumicumi.com
thumb
Bertemu Pimpinan MPR, Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 0,57% ke Level 6.270,16
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
KPK panggil anak Anwar Sadad terkait kasus dana hibah Jatim
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
65 Ribu Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Kebakaran di Washington
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.