Grid.id - Dua pendaki hilang kontak di Gunung Piramid. Bagaimana kronologi peristiwa itu?
Dua pendaki hilang kontak dalam pendakian di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/8/2026) lalu.
Kedua sosok pendaki yang hilang itu ialah Maliya Finda (51), warga Surabaya dan pemandu lokal bernama Erfan (35). Erfan berasal dari Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.
Kronologi pendaki wanita bersama pemandunya hilang itu berawal pada pukul 07.00 WIB pagi. Sebelum mendaki, keduanya menitipkan motor Yamaha NMAX merah di rumah warga setempat.
Melansir Tribun Jatim, keduanya belum kunjung muncul untuk mengambil kembali motor tersebut pada Senin (3/8/2026) sore pukul 17.30 WIB. Padahal, pendakian Gunung Piramid biasanya dilakukan hanya dalam waktu 8 jam dengan sistem tektok atau langsung turun.
Kedua korban kini tengah dicari oleh Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia pada Selasa (4/8/2026). Tim kini bergerak untuk menyisir rute dan jalur pendakian.
"Benar. Tadi malam sudah berangkat beberapa orang teman-teman dari APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia) naik ke Pos 1," ujar AKP Muktamar, Kapolsek Curahdami.
"Dari asesmen awal tersebut dapat menjadi rujukan bagi tim untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya," jelasnya lagi.
Pendaki Hilang di Gunung Piramid pada Tahun 2019
Kasus hilangnya pendaki di gunung ini bukan kali pertama. Melansir Kompas dan Surya Tribunnews, seorang pendaki bernama Thoriq Rizki Maulidan juga hilang saat turun Bukit Piramid, Gunung Argopuro.
Peristiwa itu terjadi pada 23 Juni 2019 lalu. Setelah dicari, Thoriq ditemukan tewas pada Jumat (5/7/2019).
Saat itu, Thoriq mendaki bersama tiga rekannya lain. Mereka naik pada Minggu, 23 Juni 2019. Cuaca memburuk ketika mereka tengah mendaki puncak Bukit Piramid.
Setelah itu, Thoriq dan teman-temannya turun. Salah satu teman Thoriq yakni Pungky masih melihatnya berada di depan saat berjalan di jalur yang curam.
"Saya saat itu masih melihat Thoriq ada di depan saya dan berjalan agak ngesot karena jalur yang curam. Saya turun dengan posisi merangkak membelakangi Thoriq," ujar Pungky.
"Saya kira Thoriq sudah tiba dulu karena dia di depan saya. Begitu saya tanya Syafril, katanya Thoriq belum tiba," jelasnya lagi.
Setelah itu, Pungky dan dua teman lainnya pun mencari Thoriq selama satu jam dan melapor. Jenazah Thoriq ditemukan oleh tim Pencari Perhimpunan Penempuh Rimda dan Pendaki Gunung atau Wanadri, 12 hari setelah dinyatakan hilang. (*)
Artikel Asli




