Seberapa Efektif Kunjungan Jokowi Bisa Perkuat PSI, Ini Analisis Lembaga Survei

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Pimpinan lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menilai safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) lebih ditujukan untuk memperkuat elektoral Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ketimbang membangun kembali citra politik pribadi.

Menurut Adi, posisi Jokowi sebagai tokoh nasional telah melewati fase pembentukan citra. Karena itu, kunjungan ke daerah yang selama ini dikenal sebagai basis dukungannya dinilai lebih diarahkan untuk mengonversi popularitas tersebut menjadi dukungan bagi PSI.

Baca Juga
  • Mengapa Jokowi Dapat Gelar Raja di NTT dan Baginda di Lampung? Ini Penjelasan PSI
  • Kepada Kader PSI, Jokowi: Silakan Datang ke Solo Kalau Ada Masalah
  • Jokowi Kini Bergelar Raja Timor, Targetkan PSI Menang Pemilu 2029

“Saya kira tujuan kunjungan safari kayak gini ke NTT tujuannya adalah untuk mengonversi orang yang selama ini dianggap mendukung Jokowi, suka dengan Jokowi, itu akan mendukung PSI. Jadi bagi saya safari-safari yang dilakukan oleh Jokowi tujuannya adalah untuk membesarkan PSI,” kata Adi saat dihubungi Republika, Senin (3/8/2026).

Ia menganggap, bila kunjungan itu hanya bertujuan memperkuat posisi Jokowi sebagai tokoh nasional, maka momentum tersebut sudah tidak relevan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kalau hanya untuk memperkuat posisi Jokowi dalam kancah politik nasional sudah lewat, masanya sudah lewat karena Jokowi sudah melampaui itu semua. Gubernur sudah, presiden sudah. Jadi bagi saya melihat ini murni sebagai upaya untuk mengatrol suara PSI melalui Jokowi,” katanya.

Meski demikian, Adi mengingatkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menyambut Jokowi belum tentu berbanding lurus dengan dukungan elektoral kepada PSI.

“Tidak ada jaminan orang yang banyak menyambut, orang berkerumun kemudian otomatis akan memilih PSI. Yang menjadi ukuran itu adalah bagaimana mengonversi orang yang menyambut antusias itu bisa menjadi sebuah dukungan,” katanya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Terpopuler: PPPK se-Indonesia Menunggu Pidato Kenegaraan, Desak Peralihan ke ASN Penuh, Terima Gaji & Tak Ada PHK
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Satgas Cartenz evakuasi korban penyerangan yang tewaskan lima pekerja
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Tim 9 Diminta Temukan Pemilik Rp 476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Real Madrid Tawarkan Kontrak Baru untuk Vinicius Junior
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Kaki Dalam Karung di Depok
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.