Kadin Optimistis RI dan Thailand Bisa Genjot Kerja Sama Sektor Ketahanan Pangan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) optimistis bahwa Indonesia dan Thailand memiliki peluang besar untuk maju bersama secara global dalam sektor ketahanan pangan. Hal itu dilakukan  dengan menggabungkan kekuatan sumber daya, biodiversitas, serta pengalaman panjang kedua negara di bidang agrikultur.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam Indonesia-Thailand Business Forum di Jakarta, menyampaikan, kolaborasi Indonesia dan Thailand tidak hanya perlu diarahkan untuk meningkatkan daya saing, tetapi juga menciptakan keunggulan bersama yang mampu bersaing di tingkat dunia. Kunci untuk mencapai posisi tersebut berada pada inovasi yang dilakukan.

Baca Juga :
Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Dahului Timnas Indonesia, Thailand Jadi Tim Pertama yang Kunci Tiket Lolos ke Semifinal?
BI Sebut Sinergi Bank Sentral dan Pemerintah Bikin Inflasi Juli 2026 Terjaga

“Ada banyak kesempatan di halal, energi bersih, konektivitas digital, hingga manufaktur yang lebih maju, dan juga ekonomi digital. Tapi ada satu area di mana saya percaya kita berdua bisa melakukan ini secara global bersama. Itulah ketahanan pangan,” kata Anindya, Seasa, 4 Agustus 2026. 

Anindya menilai, Thailand telah memiliki reputasi internasional dalam sektor pertanian, mulai dari produk beras hingga berbagai komoditas buah tropis yang telah diterima pasar global.

Namun, ia menekankan bahwa persaingan antara Indonesia dan Thailand bukan menjadi fokus utama. Menurutnya, kedua negara justru memiliki kekuatan yang dapat saling melengkapi untuk membangun ekosistem pangan yang lebih kuat. “Indonesia membawa banyak sumber daya, biodiversitas," ucapnya.

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Thailand menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar dolar AS pada 2030 melalui penguatan kemitraan strategis di berbagai sektor.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataan pers bersama usai menerima kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin malam (3/8).

"Kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kita. Kami optimistis target perdagangan sebesar 20 miliar dolar AS pada tahun 2030 dapat dicapai melalui implementasi roadmap kemitraan strategis," kata Prabowo.

Dalam kunjungan PM Thailand ke Indonesia yang pertama dalam 15 tahun terakhir itu, kedua pemimpin mengadopsi Roadmap Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand 2026–2030 sebagai pedoman memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang. (Ant)

Baca Juga :
Prabowo Ungkap 1.000 WNI Jadi Korban Online Scam, RI-Thailand Perkuat Kerja Sama Keamanan
Komentar Thailand Setelah Timnas Indonesia Diberondong Tiga Gol oleh Vietnam di Piala AFF 2026
Thailand Tawarkan Jadi Pemasok Beras hingga Daging ke RI, tapi Minta Jatah Pupuk Urea Ditambah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta 4 Agustus 2026
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dukcapil Ungkap Zodiak dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di RI, Cancer Teratas
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Gaya Hidup Sehat Bukan cuma Milik Atlet Profesional
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Terima Aspirasi Gen Z, HNW Dukung Usulan Syarat Usia Caleg Diturunkan Jadi 18 Tahun
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Kemlu RI Pastikan Belum Ada WNI Terdampak Gempa Besar di Mesir
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.