Ribuan pelayat memadati Basilika Sant'Ambrogio di Milan, Italia, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada legenda AC Milan dan tim nasional Italia, Franco Baresi, pada Selasa (4/8).
Para penggemar yang mengenakan kaus merah-hitam kebanggaan AC Milan, mantan rekan setim, hingga rival di lapangan hadir mengiringi prosesi pemakaman bek legendaris tersebut.
Di luar gereja, para suporter membentangkan spanduk bertuliskan "Ciao Capitano" (Selamat tinggal, Kapten) serta mengibarkan bendera besar AC Milan bergambar nama Franco Baresi dan nomor punggung ikoniknya, 6, sebagai penghormatan terakhir.
Franco Baresi meninggal dunia pekan lalu pada usia 66 tahun dan dikenang sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepak bola serta sosok penting di balik kejayaan AC Milan dan tim nasional Italia pada era 1980-an hingga 1990-an.
Sejumlah tokoh sepak bola turut menghadiri pemakaman, di antaranya mantan pelatih AC Milan Fabio Capello dan Paolo Maldini, yang selama bertahun-tahun menjadi tandem Baresi di lini pertahanan Milan maupun timnas Italia.
Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya selama 20 tahun bersama AC Milan. Bersama Rossoneri, ia mempersembahkan enam gelar Serie A dan tiga trofi kompetisi antarklub Eropa, serta menjabat sebagai kapten tim selama 15 musim sebelum pensiun pada 1997.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya, AC Milan memensiunkan nomor punggung 6 milik Baresi, menjadikannya pemain pertama dalam sejarah klub yang menerima penghargaan tersebut.





