Kunjungan Gibran ke Daerah Dinilai Perkuat Pemerintahan Prabowo dan Percepat Asta Cita

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Kunjungan Gibran ke Daerah Dinilai Perkuat Pemerintahan Prabowo dan Percepat Asta CitaNasional | okezone | Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:30

JAKARTA - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai intensitas kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke berbagai daerah, merupakan bagian dari upaya memperkuat jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus mengakselerasi pelaksanaan program prioritas nasional dalam Asta Cita.

Fernando mengatakan, kunjungan Wakil Presiden ke lebih dari 100 titik di lebih dari 30 provinsi sejak dilantik bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, aktivitas tersebut merupakan implementasi mandat konstitusi sekaligus bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

"Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu paket kepemimpinan oleh rakyat. Karena itu, setiap langkah dan aktivitas Wakil Presiden merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pemerintahan Presiden," kata Fernando dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/8/2026).

Ia menilai, tidak tepat apabila kunjungan kerja Wakil Presiden dipersepsikan sebagai agenda yang berdiri sendiri ataupun dikaitkan dengan kepentingan politik di luar pemerintahan.

Baca Juga:Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1

Menurutnya, pola kerja yang dijalankan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran menunjukkan pembagian peran yang saling melengkapi. Presiden berfokus pada pengendalian pemerintahan, diplomasi, dan kebijakan strategis nasional, sedangkan Wakil Presiden memperkuat implementasi program di lapangan serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

"Model pembagian peran seperti ini sejalan dengan semangat konstitusi dan menjadi praktik pemerintahan yang efektif dalam mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional," ujarnya.

 

Ia juga menilai kehadiran Gibran di berbagai daerah memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat melalui dialog langsung, peninjauan lapangan, serta pengawasan terhadap pelayanan publik.

Baca Juga:AKBP Arninsi Jadi Kapolres Perempuan Pertama di Lebak

Selain menyapa masyarakat, kunjungan Wakil Presiden juga menyasar berbagai kelompok, mulai dari pelaku usaha, petani, nelayan, generasi muda hingga tokoh agama. Menurut Fernando, pertemuan dengan para ulama, termasuk Habib Luthfi bin Yahya, menunjukkan bahwa pemerintah memandang tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan bangsa dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional.

"Pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial, budaya, dan spiritual sebagai fondasi kehidupan berbangsa," jelasnya.

Fernando mengingatkan agar berbagai pihak tidak membangun narasi yang mempertentangkan Presiden Prabowo dengan Wakil Presiden Gibran. Menurutnya, seluruh aktivitas Wakil Presiden merupakan bagian dari pelaksanaan mandat Presiden dan berada dalam koridor konstitusi.

Ia menilai, mengaitkan kunjungan kerja Wakil Presiden dengan kontestasi politik 2029 justru mengaburkan substansi utama pemerintahan, yakni memastikan program-program yang dijanjikan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

 

Lebih lanjut, Fernando mengatakan semakin luas jangkauan kunjungan Wakil Presiden, semakin besar pula peluang pemerintah memperoleh informasi faktual mengenai persoalan di daerah sebagai bahan penyempurnaan kebijakan nasional.

Baca Juga:Terungkap! Dokter Icha Diduga 3 Kali Coba Bunuh Diri usai Alami Intimidasi

"Dengan demikian, proses pengambilan keputusan tidak hanya berbasis laporan administratif, tetapi juga berdasarkan realitas yang dihadapi masyarakat di lapangan," katanya.

Fernando menambahkan, berbagai kunjungan kerja tersebut perlu terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya mempercepat implementasi visi Presiden Prabowo dalam Asta Cita, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

"Setiap capaian yang dihasilkan dari aktivitas Wakil Presiden bukanlah legacy pribadi, melainkan bagian dari legacy Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mewujudkan Indonesia Maju melalui pelaksanaan Asta Cita," pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
608.000 Perusahaan dan Warga Amerika Terancam Bangkrut, Korban Trump?
• 37 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Adu Kinerja Emiten Prajogo CUAN, BREN, BRPT, TPIA, CDIA Semester I 2026
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Intip AWAV, Kendaraan Lapis Baja Amfibi Thailand yang Ditawarkan ke Prabowo
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Gaya Keluarga Pangeran William di Commonwealth Games 2026
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Indonesia-Thailand sepakati penguatan kerja sama lintas bidang
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.