Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan. Melalui unggahan di akun Threads miliknya, Wika mengenang pengalaman pahit yang pernah ia alami ketika mulai mencari nafkah lewat dunia tarik suara sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).
Curhatan tersebut langsung menyita perhatian banyak warganet karena menggambarkan bagaimana perjuangan seorang anak yang bekerja sejak usia muda justru dibalas dengan tudingan dan cibiran dari lingkungan sekitar.
Dalam unggahannya, Wika menceritakan bahwa ia mulai bernyanyi dangdut bersama sang kakak sejak masih remaja. Aktivitas manggung yang membuatnya sering pulang larut malam ternyata memunculkan prasangka buruk dari tetangga di sekitar rumahnya.
"Tiba-tiba keinget jaman dulu waktu SMP gw udah nyanyi dangdut ma kakak gw, trus tetangga sebelah rumah gw sering sindir-sindir dari depan rumahnya sambil teriak-teriak katanya kita ngele gara-gara sering pulang malem banget," tulis Wika Salim, dikutip Rabu (5/8/2026).
Ungkapan tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan karier yang kini membawanya menjadi salah satu penyanyi dangdut populer tidak dimulai dengan kemudahan. Sebaliknya, ia harus menghadapi tekanan sosial bahkan ketika masih berstatus pelajar.
Wika mengaku bahwa setiap kali tampil bernyanyi hingga malam hari, ia tidak pernah pergi sendirian. Orang tuanya selalu mendampingi dan menjemputnya menggunakan sepeda motor, sehingga tudingan yang diterimanya saat itu terasa sangat menyakitkan.
"Padahal dulu tiap nyanyi kalau nggak diantar sama emak gue ya bapak gua, pakai motor sering bonceng 3. Baru ngerti ternyata emak gue ama bapak gue dulu sesabar itu untuk nggak nanggepin," lanjutnya.
Ia mengaku baru memahami setelah dewasa bahwa kedua orang tuanya memilih diam dan tidak membalas perlakuan tersebut, meskipun harus mendengar hinaan yang diarahkan kepada anak-anak mereka.
Selain mengenang masa sulit itu, Wika juga menyoroti perubahan sikap sebagian orang ketika seseorang mulai berhasil dalam hidup. Menurutnya, orang-orang yang dahulu meremehkan justru kini bersikap seolah-olah memiliki kedekatan dengannya sejak lama.




