New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat setelah investor mencermati perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah serta merespons gelombang laporan keuangan emiten yang mayoritas lebih baik dari ekspektasi.
Mengutip Xinhua, Rabu, 5 Agustus 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 907,47 poin atau 1,71 persen ke level 54.085,88. Sementara itu, S&P 500 menguat 136,02 poin atau 1,79 persen menjadi 7.736,52, sedangkan Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak 671,1 poin atau 2,59 persen ke posisi 26.584,99.
Dari 11 sektor utama dalam indeks S&P 500, enam sektor ditutup di zona hijau. Sektor teknologi menjadi penggerak utama dengan kenaikan 4,09 persen, diikuti sektor material yang menguat 1,99 persen. Sebaliknya, sektor utilitas dan energi mencatat pelemahan masing-masing sebesar 0,60 persen dan 0,49 persen.
Di sisi lain, harga minyak dunia terkoreksi tajam setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengonfirmasi adanya komunikasi diplomatik yang berlangsung antara pemerintah AS dan perwakilan Iran.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak September turun USD4,57 atau 5,69 persen menjadi USD75,77 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent kontrak Oktober melemah USD4,41 atau 5,26 persen menjadi USD79,36 per barel di ICE Futures London.
Baca Juga :
Cuan di Bursa Saham AS Berlanjut, Dipicu Meredanya Risiko Geopolitik(Ilustrasi Wall Street. Foto: iStock)
Laporan keuangan perusahaan angkat sentimen pasar
Di tingkat korporasi, saham SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing melonjak lebih dari sembilan persen dan tujuh persen menjelang pengumuman kinerja keuangan setelah penutupan perdagangan.
Dalam laporan kuartalan pertamanya sejak melantai di bursa, SpaceX membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 92 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, saham Palantir Technologies melesat hampir 30 persen setelah merilis laporan keuangan kuartal II yang melampaui ekspektasi pasar.
CEO Palantir Alex Karp menyebut kinerja tersebut sebagai sesuatu yang "luar biasa" serta mengaitkannya dengan meningkatnya permintaan global terhadap solusi kedaulatan berbasis kecerdasan buatan (AI), Selasa, 5 Agustus 2026.
Adapun, sektor semikonduktor kembali menguat setelah sempat mengalami tekanan pada Juli lalu. Saham Micron Technology naik 7,62 persen, sedangkan Marvell Technology melonjak 12,81 persen.
Di jajaran saham anggota Dow Jones, Caterpillar menjadi pencetak kenaikan terbesar setelah sahamnya melonjak 5,6 persen. Penguatan tersebut didorong laporan keuangan kuartalan yang melampaui proyeksi analis serta kenaikan prospek pendapatan sepanjang tahun.
Pelaku pasar menilai kombinasi laba perusahaan yang solid dan optimisme belanja modal untuk pembangunan pusat data oleh perusahaan teknologi besar telah membantu memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar saham AS.




