Ruben Onsu Ungkap Alasan Pakai Pengacara untuk Komunikasi dengan Sarwendah, Akui Sudah Trauma

tabloidbintang.com
7 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Ruben Onsu akhirnya buka suara soal keputusannya menggunakan jasa pengacara untuk berkomunikasi dengan mantan istrinya, Sarwendah. Pengakuan itu disampaikan saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.

Ruben Onsu menegaskan, keputusan tersebut bukan karena ingin memperkeruh keadaan. Justru sebaliknya, ia mengaku sejak awal ingin menyelesaikan semuanya secara baik-baik tanpa menuntut apa pun.

"Itu terpaksa gue lakukan. Even gue kalah pun, ya minimal akan ada hari yang diputuskan, kan," kata Ruben dikutip tabloidbintang.com.

Menurut Ruben, persoalan sebenarnya sempat selesai. Namun, komunikasi yang berlangsung setelahnya dinilai tidak pernah menemukan titik temu.

"Sebenarnya kalau ikutin dari yang awal, udah beres. Gue enggak minta apa pun, jadi gue cuma mau ngasih tahu, udah lah ini kita solid aja," ujarnya.

Komunikasi Tak Pernah Nyambung

Ruben kemudian menjelaskan alasan utama dirinya memilih menyerahkan komunikasi kepada kuasa hukum. 

Ia merasa setiap pembicaraan selalu melebar ke persoalan lama sehingga sulit menemukan solusi.

"Tapi ketika dibahas lagi, 'dulu waktu ini', dulu sebelum menikah itu mulu pembahasannya. Jadi ngomongnya enggak akan nyambung. Makanya akhirnya gue mengambil jalan keputusan udah lewat jasa lawyer. Kalau gue ngobrolnya nyambung, ngapain gue ngelibatin orang," ungkap Ruben.

Ia mengaku sering mengalami situasi ketika pertanyaan yang ia sampaikan justru dijawab dengan pembahasan yang melebar ke berbagai hal lain.

"Enggak nyambung, ditanya gimana jawabannya gimana ke gue. Jadinya satu titik di sini, nanti dia merembetnya ke mana-mana," katanya.

Deddy Corbuzier pun menimpali bahwa langkah menggunakan pengacara memang menjadi pilihan yang lebih aman dalam kondisi tersebut.

Di sisi lain, Ruben juga mengungkap alasan personal yang membuatnya enggan terlibat dalam perdebatan panjang. 

Ia mengaku memiliki trauma sejak kecil ketika menghadapi situasi yang menurutnya bernuansa intimidasi.

"Gue itu tipe yang makin nada dia tinggi ya ini sama siapa pun gue, 'iya iya iya, oke sip, oke baik-baik'. Gue udah trauma dari kecil dengar hal-hal yang menurut gue sebuah intimidasi. Jadi gue tidak ingin terjadi lagi di posisi sekarang ini," ungkap Ruben.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat ke Level 6.363,01
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Insiden KM Mutiara Sentosa 2, 238 Orang Berhasil Dievakuasi
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Eksklusif! Wamenkeu Buka Data Ekonomi RI
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Ancam Operasi “Pemenggalan Kepemimpinan”! Iran Langsung Telepon Minta Damai
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Perpusnas Tegaskan Perpustakaan Jadi Penjaga Informasi Kredibel di Era Akal Imitasi
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.