Buku Langka Diduga Dihancurkan Demi Mengembangkan AI

beautynesia.id
4 jam lalu
Cover Berita

Selama ini, buku memang dikenal sebagai jendela dunia. Dengan membuka dan membaca buku, kita bisa mendapatkan banyak hal mulai pengetahuan, sejarah, atau belajar berempati lewat membaca buku fiksi.

Akan tetapi, kabar tak sedap kini harus dihadapi oleh masyarakat, terutama book lovers. Seperti yang dilansir dari The Guardian, sejumlah penulis menggugat hak cipta terhadap perusahaan AI, Anthropic di Amerika Serikat. Dokumen pengadilan bahkan sudah dibuka untuk publik awal tahun ini dan mengungkapkan bahwa Anthropic melakukan praktik yang disebut ‘destructive scanning’ atau pemindaian dengan cara merusak buku.

Dalam praktik ‘destructive scanning’, perusahaan membeli buku-buku fisik, lalu memotong bagian punggung buku agar setiap halaman lebih mudah dipindai. Setelah itu, mereka akan menghancurkan sisi buku menjadi buku kertas.

Metode destruktif ini dianggap jauh lebih cepat dan murah, sehingga seperti yang dilansir dari Tom’s Hardware, lebih banyak dipilih oleh perusahaan AI. Namun, konsekuensinya adalah jutaan buku harus dihancurkan.

Dokumen pengadilan tersebut juga menunjukkan bahwa praktik tersebut sengaja dirahasiakan. Namun, hakim justru memutuskan tindakan destructive scanning ini sah berdasarkan hukum hak cipta Amerika Serikat, karena dianggap hal itu sebagai bentuk ‘transformative use’ atau penggunaan yang bersifat transformatif.

(dmh/dmh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Terima 343 Konsultasi Calon Peserta Regulatory Sandbox hingga Juli 2026
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Bulog Siap Distribusi Bantuan Beras ke 33,2 Kuta KPM Mulai 17 Agustus
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Tetapkan 2 Tersangka dalam Laka Maut ALS vs Truk Tangki yang Tewaskan 19 Orang
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Apresiasi Kebijakan Sampah Makassar, Kapusdal LH Tegaskan Dampak Positif Pengelolaan Residu
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.