HARIAN.FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan Program BERBUNYI (Belajar Seru melalui Membaca Nyaring) sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar di Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar. Kegiatan yang dilaksanakan selama sembilan kali pertemuan, yakni pada 16, 17, 21, 23, 24, 25, 28, 29 Juli, dan 4 Agustus, ini melibatkan siswa kelas I hingga V dari SDN 177 Bolo, SDN 67 Banggae, dan MIN 2 Takalar.
Melalui Program BERBUNYI, mahasiswa membacakan buku cerita yang telah dipilih sesuai dengan tingkat kemampuan membaca dan jenjang kelas siswa. Anak-anak kelas awal diperkenalkan dengan buku bergambar yang memiliki ilustrasi menarik dan teks yang sederhana agar lebih mudah dipahami.
Sementara itu, siswa pada jenjang yang lebih tinggi membaca buku dengan isi cerita yang lebih kompleks sesuai tingkat perkembangan mereka. Bagi siswa yang belum lancar membaca, mahasiswa memberikan pendampingan secara bertahap sehingga setiap anak tetap dapat mengikuti alur cerita dan memahami isi bacaan dengan baik.
Setelah sesi membaca nyaring selesai, kegiatan dilanjutkan dengan mengulas isi buku melalui metode 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how). Melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut, siswa diajak mengingat kembali isi cerita, mengidentifikasi tokoh, latar, pesan, serta menjelaskan kembali alur cerita menggunakan bahasa mereka sendiri.
Siswa diberikan kesempatan untuk menjawab secara individu di depan kelas maupun berdiskusi dalam kelompok. Suasana belajar berlangsung aktif dan menyenangkan, terlihat dari antusiasme sebagian besar siswa yang berani maju untuk menceritakan kembali isi buku, meskipun beberapa lainnya masih membutuhkan dorongan untuk lebih percaya diri.
Program BERBUNYI tidak hanya berfokus pada kegiatan membaca nyaring, tetapi juga membangun kemampuan menyimak, memahami bacaan, berpikir kritis, serta berkomunikasi. Melalui pemilihan buku yang sesuai dengan usia dan kemampuan siswa serta pendampingan yang interaktif, mahasiswa berupaya menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan sehingga anak-anak semakin tertarik untuk membaca dan menjadikan buku sebagai sumber belajar yang dekat dengan kehidupan mereka.
Melalui Program BERBUNYI (Belajar Seru melalui Membaca Nyaring), Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat menanamkan kebiasaan membaca sejak dini sekaligus meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di Desa Banggae.
Dengan memadukan kegiatan membaca nyaring, diskusi, dan mengulas isi buku secara interaktif, program ini diharapkan mampu memperkaya kosakata, meningkatkan pemahaman membaca, membangun rasa percaya diri siswa, serta menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (*)





