Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Cetak Laba Bersih Rp123,5 Miliar hingga Juni 2026

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) membukukan kinerja positif sepanjang semester I-2026 dengan mencetak laba bersih Rp123,5 miliar.

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) membukukan kinerja positif sepanjang semester I-2026 dengan mencetak laba bersih Rp123,5 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) membukukan kinerja positif sepanjang semester I-2026. Perusahaan yang bergerak di bidang consumer goods dan produk pertanian itu mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp562,7 miliar, meningkat 41,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, WMPP membalikkan kinerja bottom line menjadi laba dengan membukukan laba bersih sebesar Rp123,5 miliar, berbalik dari rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Kantongi Restu Rights Issue, WMPP Siap Tebar 8,5 Miliar Saham Baru

Dari sisi segmen usaha, pendapatan perseroan masih didominasi oleh lini bisnis peternakan unggas (poultry) yang menyumbang 87,26 persen dari total pendapatan. Sementara itu, lini bisnis pengolahan daging (meat processing) berkontribusi 10,99 persen dan peternakan sapi (cattle livestock) menyumbang 1,75 persen.

"Perbaikan kinerja perseroan sepanjang semester I tahun ini menunjukkan bahwa perseroan semakin efisien dalam menjalankan usaha, seiring dengan berbagai katalis positif yang mendorong industri pangan, baik di tingkat global maupun domestik," ujar CEO PT Widodo Makmur Perkasa Tbk, Tumiyono dalam keterangan resmi, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga:
WMPP Balik Rugi Jadi Laba Rp130 Miliar di Kuartal I-2026

Tumiyono menilai, prospek industri pangan dinilai tetap menjanjikan, didorong oleh meningkatnya permintaan protein hewani, seperti daging ayam, telur ayam, dan daging sapi. Selain itu, sektor pangan juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi daging sapi dan kerbau pada 2026 diproyeksikan mencapai 986.170 ton, meningkat 14 persen dibandingkan tahun 2025. Sementara itu, konsumsi daging ayam diperkirakan mencapai 4,99 juta ton atau meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Perseroan memanfaatkan peluang tersebut untuk mendorong peningkatan penjualan. Selain mencatatkan pertumbuhan pendapatan, WMPP juga menunjukkan perbaikan kondisi keuangan. Hal tersebut tercermin dari rasio lancar (current ratio) yang meningkat menjadi 1,5 kali dari 0,7 kali pada akhir 2025.

"Perbaikan ini merupakan dampak dari restrukturisasi kewajiban perseroan yang telah disepakati bersama seluruh kreditur," kata Tumiyono.

Ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada strategi efisiensi, meningkatkan aktivitas operasional, serta mengoptimalkan utilisasi fasilitas yang telah dimiliki. Untuk mendukung langkah tersebut, WMPP akan menghimpun modal kerja melalui divestasi aset-aset yang sudah tidak produktif serta membuka peluang kerja sama dengan mitra dan investor strategis.

Di sisi lain, WMPP bersama entitas anaknya, PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) juga mengambil langkah strategis melalui aksi korporasi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Dalam aksi korporasi tersebut, WMPP akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 8.472.672.000 saham baru, sedangkan WMUU akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6.004.705.896 saham baru.

"Melalui rights issue ini, WMPP menargetkan penghimpunan dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp635,45 miliar. Sekitar 36 persen dana akan digunakan untuk konversi utang kepada pemegang saham dan pemegang MTN, sedangkan sekitar 64 persen akan dialokasikan sebagai modal kerja. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan kinerja perseroan sekaligus memperkuat daya saing di industri," katanya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Singa di Bonbin Tokyo Mati Imbas Suhu Panas Ekstrem Jepang
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Psikolog: Sarwendah Sekolahnya Sampai Mana? Jawabannya Nggak Nyambung!
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bibit Siklon 94W Diprakirakan Berangsur Melemah, Ini Penjelasan BMKG
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasar Saham Syariah Tertekan, Reksadana dan Sukuk Naik
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ETLE Rekam 16.812 Pelanggaran Pelat Nomor, Korlantas Perkuat dengan Sistem Face Recognition
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.