Manuver FORE Semester II 2026: Buka Pabrik Baru, Bidik Lonjakan Laba 70%

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membeberkan strategi perusahaan di paruh kedua tahun ini. Mulai dari menyiapkan pembukaan pabrik baru, membuka lebih dari 400 gerai hingga menargetkan kenaikan laba bersih hingga 70%. 

Director of Strategy Fore Kopi Indonesia, Fahmi Rahmatullah mengatakan, FORE tengah membangun pabrik pengolahan adonan atau dough di kawasan Taman Tekno BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Aksi itu menjadi bagian dari strategi mempercepat ekspansi ke berbagai kota di Indonesia.

Fahmi menuturkan, dengan adanya pabrik itu, perusahaan akan memproduksi frozen dough yang kemudian dikirim ke gerai-gerai FORE. Selain itu, ia menargetkan pabrik tersebut mulai beroperasi pada akhir Agustus atau awal September tahun ini.

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga ratusan ribu per hari, sehingga mampu memenuhi kebutuhan jaringan gerai FORE hingga tahun depan.

Fahmi juga mengatakan FORE mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure  sekitar Rp 15 miliar yang berasal dari dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

Nah nanti dengan pabriknya bisa berjalan, si frozen dough-nya ready, jadi kalau mau buka di Medan, mau buka di mana lagi, daerah yang lain, kirim dari pabrik. Therefore nanti bisa lebih cepat pertumbuhannya,” ucap Fahmi dalam Media Lunch Gathering di Jakarta, Rabu (5/8). 

Buka Gerai Kopi Lebih dari 400 hingga 30 Gerai Donat

Selain membangun pabrik baru, FORE juga menargetkan bisa membuka gerai lebih dari 400 unit hingga akhir 2026. Fahmi menyebut ekspansi itu akan memperluas jangkauan FORE yang saat ini telah hadir di lebih dari 60 kota di Indonesia.

Artinya, kata dia, perusahaan berencana menambah lebih dari 80 gerai baru sepanjang tahun ini dibandingkan tahun lalu. Pembukaan gerai baru dinilainya menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan bisnis FORE.

Di sisi lain, FORE juga terus memperluas lini bisnis donat. Apabila pada tahun lalu baru memiliki dua gerai, kini jumlahnya telah meningkat menjadi 14 gerai. Hingga akhir tahun ini, FORE menargetkan jumlah gerai donat meningkat menjadi sekitar 25 hingga 30 gerai.

Kendati demikian, Fahmi mengatakan, ekspansi FORE tidak hanya menyasar kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah tingkat kabupaten. Saat ini, jaringan FORE telah tersebar di lebih dari 60 kota, mulai dari Aceh hingga Manado, termasuk di Klaten. 

So penetrasinya FORE sebenarnya udah lumayan banyak kalau di Indonesia itu sendiri, kecuali di Papua. Kalau di Papua kita belum ada memang, jadi seluruh pulau besar di Indonesia itu udah hampir ada semua,” kata Fahmi. 

Alhasil, hingga akhir 2026, Fahmi mengatakan strategi ekspansi yang dijalankan perseroan diperkirakan akan mendorong pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang 2026. FORE menargetkan pendapatan meningkat sekitar 50% dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, dari sisi laba bersih, FORE memperkirakan kenaikan sekitar 70%. 

Kinerja Keuangan FORE hingga Semester I 2026

FORE membukukan pendapatan sebesar Rp 1 triliun pada semester pertama 2026. Angka itu meningkat 52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut ditopang ekspansi jaringan gerai yang terus berlanjut sehingga turut mendorong pertumbuhan laba dan profitabilitas perseroan. 

Sepanjang Januari-Juni 2026, EBITDA perseroan naik 65% YoY menjadi Rp 216 miliar dari Rp 131 miliar pada semester I 2025. Margin EBITDA juga meningkat menjadi 21,5% dari 19,7%, sementara laba bersih tumbuh 34% menjadi Rp 56,5 miliar dari Rp 42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan itu sejalan dengan strategi ekspansi gerai Fore Coffee. Selama semester pertama tahun ini, perseroan membuka lebih dari 40 gerai baru, dengan lebih dari 40% di antaranya berlokasi di kota-kota tier 2 dan tier 3. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).  

Hingga akhir Juni 2026, jumlah gerai aktif Fore Coffee mencapai 363 unit, meningkat dari 259 gerai pada periode yang sama tahun lalu. Bersama 10 gerai Fore Donut dan empat gerai Fore Coffee di Singapura, jaringan usaha perseroan kini telah mencakup 377 gerai yang tersebar di lebih dari 60 kota. 

Selain memperluas bisnis kopi, perseroan juga melanjutkan pengembangan lini usaha Fore Donut. Setelah membuka dua gerai perdana pada akhir 2025, Fore Donut menambah delapan gerai baru selama semester pertama 2026, termasuk ekspansi ke Surabaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerai Samsat Keliling tersedia di 14 wilayah Jadetabek pada Rabu
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Kapan Jadwal Puncak Hujan Meteor Bulan Agustus 2026? Berikut Prediksi NASA dan Cara Mengamatinya
• 2 jam laludisway.id
thumb
KPK Ungkap Bupati Kuansing Potong Tambahan Penghasilan Pegawai hingga 50 Persen
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Final Piala Presiden 2026 Besok: Persib akan Ditantang Persebaya
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Karhutla TNBTS Meluas, Warga Padamkan Api dengan Ranting Pohon di Tengah Keterbatasan Air
• 3 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.