Grid.ID - Mantan pasangan suami istri Gading Marten dan Gisella Anastasia memang tampak kompak dan akur. Padahal, keduanya diketahui telah berpisah sejak lama.
Setelah bercerai, jarang ada berita miring tentang hubungan keduanya. Gading Marten pun sempat beberapa kali bermain film bersama dengan Gisella.
Dikutip dari KOMPASTV pada Rabu (5/8/2026), pasangan ini diketahui resmi bercerai pada awal tahun 2019. Mengenai penyebabnya, merreka pun kompak merahasiakannya.
Hingga kini, tidak pernah terdengar adanya pertengkaran usai mereka bercerai. Bahkan, hubungan mereka tampak harmonis.
Sebelumnya, Gisel, sapaan akrabnya, mengaku bahwa dirinya menyesal tidak melibatkan Tuhan dalam perceraiannya. Padahal, setiap langkah yang diambil seharusnya melibatkan Sang Pencipta.
"Kita mengambil langkah lewat Tuhan tuh lebih mantep, pengalaman kemarin jelas-jelas pas aku cerai kemarin itu kan keputusan yang salah yang aku ambil tidak tanya dulu (dengan Tuhan), ego banget," ujarnya.
"Cuma itu pemikiran yang salah, kalo kita udah dewasa komitmen, ya emang udah harus komitmen untuk tidak naro ego kita nomer satu, bahwa emang kepentingannya bukan kita doang, jadi waktu itu aku nggak punya pengetahuan ini, mungkin ada yang mau ngasih tau tapi aku tolak karena udah kekerasan hatinya," lanjutnya.
Dari pernikahan mereka, Gading dan Gisel dikaruniai seorang putri bernama Gempita Nora Marten. Hak asuh Gempi diketahui jatuh ke tangan Gisella.
Kendati begitu, keduanya masih tampak kompak membesarkan Gempi. Bahkan, mereka kerap tampil bertiga.
Dikutip dari TribunSeleb pada Rabu (5/8/2026), Gisel pun mengungkap alasan tetap akur dengan Gading. Dirinya mengaku telah sepakat dengan sang mantan suami untuk mengesampingkan ego masing-masing.
Hal itu tak lain dan tak bukan adalah untuk anak semata wayang mereka, Gempi. Hal itu pun telah mereka lakukan selama bertahun-tahun.
"Kita berdua emang enggak pakai ego," ujarnya.
"Mau ngapain pakai ego, di bagian mananya egonya mau dipakai, yang penting kan, yang penting anak itu nomor satu," lanjutnya.
Meski rumah tangga mereka kandas, menurut Gisel, cinta untuk Gempi harus tetap utuh. Menghindari pertengkaran juga menjadi salah satu kuncinya.
"Memang yang penting kan anaknya bisa dapat cintanya utuh," jelasnya.
"Bisa dapat waktunya juga masih bisa, untuk perhatiannya, sayangnya, enggak ada yang ribut, enggak ada bertengkar," lanjut Gisel.
Tak hanya itu, saja, ia juga mengaku tetap menjaga komunikasi dengan Gading Marten agar tetap akur. Dirinya berharap agar hal itu bisa menjadi dampak positif untuk anaknya.
"Mudah-mudahan berdampak positif," ujar Gisel.
"Maksudnya mengurangi efek negatif yang semestinya mungkin didapatkan oleh anak-anak perceraian dari orang tua yang bercerai. Itu aja sih," paparnya.
Selain itu, fondasi penting dalam membangun komunikasi yang baik menurutnya adalah saling dewasa dan mengerti. Hal ini bertujuan untuk membuat masa depan anak lebih terjaga.
"Cuma ya yang diperhatiin cuma masalah masa depan anak aja. Harus dewasa aja sih kayaknya ya semua. Berpikirnya lebih banyak pengertian," pungkas Gisel. (*)
Artikel Asli




