Partai Perindo Desak Audit QRIS Fiktif, Lindungi UMKM dari Sindikat Judi Online

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu penopang pertumbuhan UMKM. Namun, maraknya penyalahgunaan QRIS untuk transaksi judi online dinilai mengancam kepercayaan terhadap ekosistem pembayaran digital sekaligus merugikan pelaku usaha kecil.

Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan QRIS mendominasi transaksi deposit judi online sepanjang 2025 dengan nilai Rp19,35 triliun. Pada triwulan I-2026, porsi transaksi melalui QRIS bahkan meningkat menjadi 88,6 persen dari total frekuensi deposit.

Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi Digital dan Inovasi DPP Partai Perindo Manik Marganamahendra menilai penyalahgunaan QRIS tidak boleh menghambat transformasi digital. Menurut dia, yang harus diperkuat adalah sistem pengamanan pembayaran digital.

Baca Juga :
Partai Perindo Usul Ambang Bebas Pajak Marketplace agar UMKM Tak Terbebani di Tengah Lesunya Daya Beli

"QRIS selama ini menjadi pahlawan bagi UMKM. Kita tidak boleh membiarkan inovasi ini dibajak menjadi instrumen kejahatan. Solusinya bukan mematikan teknologinya, tetapi meningkatkan standar keamanan, termasuk penerapan AI Anomaly Detection secara real-time," kata Manik saat ditemui di kantor DPP Partai Perindo, Rabu (5/8/26).

Dia menegaskan pemberantasan judi online harus dimulai dari jalur pembayaran, bukan hanya memblokir situs. Karena itu, Partai Perindo mendorong audit menyeluruh terhadap merchant QRIS serta pengetatan proses verifikasi identitas dan aktivitas merchant (_Know Your Merchant_) agar akun-akun fiktif tidak lolos ke dalam sistem.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Ungkap Risiko bila Pasal Pidana Dihapus dari UU Haji dan Umrah
• 13 jam lalukompas.com
thumb
DJP: E-Commerce Akan Kembalikan Pajak Pedagang yang Terlanjur Dipungut
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pembalap Muda Asal Sulsel Ananda Zayn Neymar Resmi Perkuat Honda Racing Indonesia
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Makin Mendunia, Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Pengantar di Prodi Kampus Jerman
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Bantah Kabar Miring, Menko Polkam Sebut Situasi Terkini Keamanan Tidak Seperti di Medsos
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.