Viral di media sosial seorang perempuan korban pencurian sepeda motor di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku mengalami intimidasi hingga dugaan penganiayaan saat berusaha mencari pelaku. Korban juga mengklaim terduga pelaku sempat dilepaskan oleh warga saat proses mediasi di rumah Ketua RT setempat.
Peristiwa bermula ketika sepeda motor korban dicuri di kawasan Jalan Irigasi, Medan Satria, Kota Bekasi. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), korban mengenali pelaku sebagai rekan kerjanya. Korban kemudian mendatangi rumah kos pelaku sebelum diajak ke rumah Ketua RT untuk dilakukan mediasi.
Namun situasi di lokasi justru berujung ricuh. Korban mengaku mendapat intimidasi dan penganiayaan dari sejumlah warga. Dalam video yang beredar, korban juga mengklaim terduga pelaku yang identitasnya telah diketahui sempat dilepaskan oleh warga.
Beruntung, dengan bantuan informasi dari warganet, sepeda motor korban akhirnya ditemukan di rumah mertua salah satu terduga pelaku di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi. Meski kendaraan berhasil ditemukan, sejumlah barang berharga seperti tas, dompet, dan telepon genggam yang disimpan di dalam jok motor dilaporkan hilang.
Baca Juga :
Wujudkan Jakarta Merdeka dari Macet, Pemprov DKI Diminta Gejot Integrasi Transportasi PublikMenanggapi tudingan tersebut, Ketua RT Patuyo Kaman membantah telah terjadi intimidasi maupun penganiayaan terhadap korban. Ia mengaku baru mengetahui adanya keramaian setelah dipanggil ke rumahnya dan langsung menghubungi Polsek Medan Satria.
"Terus saya enggak tahu tuh. Yang dia datang ke rumah kan saya dibel sama ponakan. Tiba-tiba sudah ramai saja di sini. Saya enggak tahu katanya pelaku curanmornya ada tapi disuruh lari. Akhirnya saya telepon Polsek Medan Satria," ujar Patuyo dalam tayangan Top News Metro TV, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia juga membantah korban mengalami kekerasan saat berada di rumahnya.
"Itu anak yang cewek pingsan. Saya bilang, 'Bu, anaknya akting mulu itu, kagak diapain kok pingsan.' Saya jujur bicara, banyak saksi-saksinya," katanya.
Sementara itu, Polsek Medan Satria memastikan penanganan kasus masih terus berlanjut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kini masih memburu para terduga pelaku pencurian.
"Dari awal adanya laporan kami sudah melakukan olah TKP. Setelah mengetahui identitas para tersangka, karena memang kasus ini sudah viral, mungkin mereka sedang bersembunyi. Tapi tim kami tetap berupaya mengungkap kasus ini supaya terang benderang," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Satria AKP Isack Erixon.




