BANDUNG, KOMPAS.TV - Manajer sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar mengaku senang Maung Bandung mampu lolos ke final Piala Presiden 2026 kendati tidak diperkuat sejumlah pemain kunci.
Di partai final Piala Presiden, Persib akan bertemu Persebaya Surabaya pada laga yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Kamis (6/8) malam.
Umuh menilai keberhasilan Persib menunjukkan proses pembentukan tim berlangsung positif. Menurutnya, sejak latihan perdana pada 11 Juli lalu, juara Liga Super musim 2025-2026 ini memanfaatkan Piala Presiden sebagai kesempatan mematangkan kondisi fisik, teknik, serta chemistry pemain.
Baca Juga: Pelatih Persib Keluhkan Jadwal Mepet Final Piala Presiden 2026, Sebut Waktu Istirahat Minimal 72 Jam
Umuh mengatakan, Persib juga masih menunggu tujuh pemain yang memperkuat Timnas Indonesia, yakni Sandy Walsh, Eliano Reijnders, Marc Klok, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Saddil Ramdani, dan Beckham Putra.
"Sekarang, tim sudah jauh lebih baik apalagi kami masih punya pemain-pemain yang sekarang lagi memperkuat Timnas Indonesia. Ini bukan takabur, tapi banyak orang memprediksi Persib akan lebih bagus," kata Umuh Muchtar dikutip laman resmi Persib, Rabu (5/8).
Umuh mengatakan, kedalaman skuad Persib menjadi modal berharga menghadapi padatnya jadwal kompetisi domestik dan Asia.
Selain itu, Umuh menekankan para pemain yang saat ini membela Persib di Piala Presiden 2026 bukan sekadar pelapis, tetapi pemain berkualitas yang bisa menjaga level permainan anak asuh Igor Tolic.
"Tim ini sudah bagus. Mereka bukan pemain pelapis, tapi pemain-pemain inti juga. Dengan begini, kualitas tim pun menjadi merata dan semakin kompak karena memang kualitas mereka sama dengan pemain yang sedang di Timnas," kata Umuh.
Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Dukungan PSSI untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Persib.co.id
- persib bandung
- umuh muchtar
- final piala presiden
- persib vs persebaya
- piala presiden 2026





