JAKARTA, DISWAY.ID - Kasus dugaan penghinaan terhadap pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, menjadi sorotan setelah sejumlah komentar bernada sinis dari akun yang dikaitkan dengan tenaga kesehatan viral di media sosial.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin merespons kasus tersebut dengan menekankan pentingnya perbaikan kualitas pelayanan kesehatan.
Yurizal sebelumnya mengeluhkan melalui Threads telah menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap.
BACA JUGA:Pengangguran Turun, Airlangga Sebut Serapan Tenaga Kerja Naik 15 Persen
Unggahan itu kemudian viral dan memicu kontroversi setelah muncul sejumlah komentar yang dinilai tidak berempati terhadap kondisi pasien.
Yurizal kemudian dikabarkan meninggal dunia pada Jumat, 31 Juli 2026.
Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi mengenai hubungan antara lamanya waktu tunggu pelayanan, komentar di media sosial, dan meninggalnya Yurizal.
Saat ditanya mengenai dugaan penelantaran pasien serta komentar yang dinilai menghina pasien BPJS, Budi mengatakan setiap kematian, terutama pada usia muda, menjadi perhatian serius Kementerian Kesehatan.
“Jadi setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih. Apalagi kalau meninggalnya muda, saya merasa saya sebagai Menkes gagal,” ujar Budi, di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2026.
BACA JUGA:Dugaan Patgulipat Febrie dan Perusahaan Don Ritto Mulai Diusut Kejagung, Ini Faktanya
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik agar dapat memiliki usia harapan hidup yang lebih panjang.
Pemerintah menargetkan peningkatan rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 tahun menjadi 76 tahun.
Budi mengakui masih terdapat kekurangan dalam sistem pelayanan kesehatan yang harus diperbaiki. Perbaikan tersebut mencakup fasilitas kesehatan, ketersediaan peralatan medis, hingga sumber daya manusia kesehatan.
“Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki, baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat dan insan media terus memberikan masukan terhadap pelayanan kesehatan.
- 1
- 2
- »





