Cerita Pasutri dan 2 Balita asal Sidrap Selamat dari Tragedi KM Mutiara Santosa 2

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
Cerita Pasutri dan 2 Balita asal Sidrap Selamat dari Tragedi KM Mutiara Santosa 2Nasional | inews | Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:30Dengarkan Berita

SUMENEP, iNews.id – Keajaiban dialami Karhap (22) dan Krisnawati (19) pasangan suami istri asal Sidrap, Sulawesi Selatan. Mereka bersama dua balitanya selamat dari maut usai melompat ke laut saat KM Mutiara Sentosa 2 yang ditumpanginya terbakar hebat di perairan utara Sumenep, Madura. 

Karhap dan istrinya serta dua anaknya, Miziana (3) dan Meisa (1), bertahan hidup di tengah lautan bergelombang selama hampir tiga jam. 

Peristiwa mencekam itu bermula saat kapal yang mereka tumpangi terbakar hebat pada Minggu (2/8/2026) pagi saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Karhap, yang bekerja sebagai sopir truk ekspedisi, saat itu memboyong anak dan istrinya untuk pertama kali dalam perjalanan rute Jawa-Sulawesi.

Ketika api dengan cepat membesar dan mengepung badan kapal, pilihan makin terbatas. Demi menyelamatkan nyawa sang buah hati, Karhap nekat melompat ke laut sambil memeluk erat si bungsu Meisa yang dibungkus jaket pelampung. 

Di saat bersamaan, anak sulung mereka, Miziana, beruntung ditolong oleh seorang penumpang berseragam TNI yang turut melompat menyelamatkan diri.

Baca Juga:Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan

Sementara sang istri, Krisnawati, yang sebenarnya tidak bisa berenang, akhirnya terpaksa nekat terjun ke laut lepas demi menyusul suami dan anaknya. 

"Saya tidak bisa berenang, tapi terpaksa melompat. Di dalam laut rasanya sangat dingin dan gelombang tinggi. Saya sempat merasa semakin jauh sendirian terbawa arus deras," tutur Krisnawati mengenang momen dramatis tersebut, Rabu (5/8/2026). 

Berbalut jaket pelampung dan mendekap erat sang anak, keluarga kecil ini terombang-ambing di tengah lautan dengan hantaman ombak setinggi 3 meter selama hampir tiga jam.

Kebahagiaan dan rasa haru tak terbendung saat keluarga kecil ini akhirnya berhasil diselamatkan dan dipersatukan kembali di atas kapal kargo Meratus Pematang Siantar yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. 

Meski berhasil selamat tanpa luka serius, peristiwa naas tersebut menyisakan trauma mendalam bagi Krisnawati. Ia mengaku kapok dan tidak berani lagi mengajak anak-anaknya menemani sang suami bekerja mengendarai truk antarpulau. 

Baca Juga:Tega! Wanita di Banyumas Bunuh Suami demi Selingkuhan dan Harta

Namun bagi Karhap, profesi sebagai sopir truk ekspedisi adalah mata pencaharian utamanya yang harus tetap ia jalani demi menghidupi istri dan kedua buah hatinya.

#sulsel

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Batas Garis Kemiskinan RI Naik Jadi Rp 669.235/Kapita per Bulan
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Cara Nonton Persija Vs Arema di Piala Presiden 2026, Gratis dan Legal Tanpa VPN
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
AGAR, ALKA, BKDP Masuk HSC, Total Ada 54 Saham Terkonsentrasi Tinggi di BEI 
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
War Undangan Upacara HUT ke-81 RI Diikuti 128.331 Orang, Ada yang Dari Luar Negeri
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI Buka Taman 24 Jam serta Perpustakaan-Museum hingga Malam
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.