Tak Hanya Hari Kemerdekaan, Ini 4 Peristiwa Penting yang Terjadi pada 17 Agustus

grid.id
9 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.IDInilah empat peristiwa penting yang terjadi pada 17 Agustus selain hari kemerdekaan. Apa saja?

Bagi sebagian besar masyarakat, tanggal 17 Agustus identik dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) atau momen Proklamasi Kemerdekaan. Perayaan tersebut menjadi simbol keberhasilan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan hingga sekarang.

Namun, tanggal 17 Agustus ternyata menyimpan sejumlah catatan sejarah lain. Selain menjadi hari kemerdekaan, terdapat beberapa kejadian penting yang berkaitan dengan perjalanan Indonesia dan terjadi pada tanggal tersebut.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah peristiwa bersejarah selain kemerdekaan Indonesia yang berlangsung pada 17 Agustus.

Daftar Peristiwa Penting Selain Kemerdekaan RI yang Terjadi pada 17 Agustus

1. Pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS)

Mengacu pada informasi dari Library Universitas Indonesia, setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Belanda berupaya kembali menguasai wilayah Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai konflik di sejumlah daerah serta mendorong pembentukan negara-negara baru.

Indonesia kemudian mengambil langkah politik dengan menerapkan sistem federal, yakni membentuk negara-negara bagian dan daerah istimewa. Kesepakatan mengenai strategi tersebut tercapai melalui Perjanjian Linggarjati dan Perjanjian Renville.

Setelah itu, Indonesia bergabung dengan Perhimpunan Masyarakat Federal (PMF). Namun, posisi Indonesia semakin melemah akibat Agresi Militer Belanda II.

PMF kemudian berupaya memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia dari Belanda. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menginisiasi pertemuan antara pemerintah RI dan PMF melalui Konferensi Meja Bundar (KMB).

Dari proses tersebut kemudian lahirlah Republik Indonesia Serikat (RIS). Akan tetapi, sistem RIS justru membuat situasi politik dan keamanan Indonesia semakin tidak stabil.

 Baca Juga: 15 Inspirasi Dekorasi Kelas Bertema 17 Agustus yang Kreatif, Menarik, dan Penuh Semangat

 

Sejumlah partai politik menuntut pembubaran RIS. Selain itu, muncul berbagai gejolak seperti pemberontakan APRA dan Andi Azis. Hingga akhirnya, pada 17 Agustus 1950, Presiden Soekarno membubarkan RIS.

2. Indonesia Keluar dari Keanggotaan IMF

Pada era pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia tercatat pernah menjadi anggota International Monetary Fund (IMF), seperti dikutip dari buku Economists with Guns: Authoritarian Development and US-Indonesian Relations 1960-1968 karya Bradley R. Simpson.

Saat itu, tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit mendorong Soekarno agar menolak tawaran bantuan dari IMF. Lembaga yang memiliki pengaruh Amerika Serikat tersebut menawarkan pinjaman dana untuk membantu kondisi ekonomi Indonesia.

Namun, Aidit khawatir bantuan tersebut dapat membuat Indonesia berada di bawah pengaruh Amerika Serikat. Perdebatan terkait kerja sama dengan IMF pun berlangsung selama beberapa tahun.

Pada akhirnya, Indonesia memutuskan keluar dari IMF pada 17 Agustus 1965. Keputusan tersebut kemudian berdampak terhadap kondisi politik dan pemerintahan Soekarno yang semakin melemah.

Situasi semakin memburuk setelah terjadinya peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965. Masa Orde Lama berakhir dan kemudian digantikan oleh pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto.

Pada masa Orde Baru, Indonesia kembali menjalin hubungan kerja sama dengan IMF.

3. Pembangunan dan Peresmian Monumen Nasional (Monas)

Berdasarkan informasi dari Badan Sertifikasi DKI Jakarta, pembangunan Monumen Nasional (Monas) dimulai pada 17 Agustus 1959. Monumen tersebut dirancang oleh Soedarsono, Frederich Silaban, dan Ir. Rooseno.

Gagasan pembangunan Monas muncul dalam rangka memperingati sembilan tahun kemerdekaan Indonesia. Saat itu, pemerintah membentuk Panitia Tugu Nasional yang bertugas mempersiapkan pembangunan monumen tersebut.

 Baca Juga: Inspirasi Dekorasi Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Praktis dan Tetap Semarak untuk HUT ke-81 RI

 

Panitia umum pembangunan Monas dikenal sebagai Tim Yuri yang diketuai langsung oleh Presiden Soekarno. Tim tersebut kemudian mengadakan sayembara desain sebanyak dua kali untuk menentukan rancangan terbaik.

Bentuk Monas yang menjulang tinggi memiliki filosofi "Lingga dan Yoni", yang menggambarkan hubungan antara unsur laki-laki dan perempuan. Desain tersebut juga terinspirasi dari alat tradisional masyarakat Indonesia, yakni alu dan lumpang.

Proses pembangunan Monas berlangsung dalam tiga tahap, yakni tahap pertama pada 1961-1965, tahap kedua pada 1966-1968, dan tahap ketiga pada 1969-1976.

Setelah rampung dibangun, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1961. Hingga kini, Monas dikenal sebagai salah satu simbol perjuangan Revolusi 17 Agustus 1945.

4. Pertama Kali HUT RI Disiarkan Melalui TVRI

Mengutip laman Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, siaran perdana Televisi Republik Indonesia (TVRI) menampilkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Pada 17 Agustus 1962, TVRI menyiarkan upacara peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-17. Tayangan tersebut masih termasuk dalam siaran percobaan karena menjadi program pertama yang disiarkan oleh TVRI.

Selama sekitar 27 tahun, masyarakat Indonesia hanya dapat menikmati siaran televisi melalui satu stasiun, yakni TVRI. Seiring perkembangan zaman, pemerintah kemudian memberikan kesempatan bagi pihak swasta untuk mendirikan stasiun televisi.

Dengan demikian, tanggal 17 Agustus tidak hanya menjadi momen peringatan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga memiliki sejumlah catatan sejarah penting lainnya yang turut mewarnai perjalanan bangsa. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham Whoosh, Target Rampung September 2026
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Intelijen Keuangan dan Bantuan Hukum Timbal Balik Jadi Kunci Bongkar Sindikat Penipuan Daring
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhut tegaskan perdagangan karbon tak komersialisasi taman nasional
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Tak Terima Dituduh Pungli, Kepala Puskesmas di Labuhanbatu Laporkan Pegawai ke Polisi
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Menhan, Panglima TNI, Ketua Komisi I Tinjau Latgab 13 Ribu Personel TNI di Kepri
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.