Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2026 tetap baik dan berada dalam kisaran 4,9-5,7 persen (yoy) didukung oleh permintaan domestik sejalan dengan kebijakan yang ditempuh pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dengan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso dalam siaran pers, Kamis, 6 Agustus 2026.
Baca juga: ADB Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen Meski Kawasan Melambat Konsumsi Rumah Tangga Masih Jadi Mesin Pertumbuhan Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2026 ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,06 persen (yoy) seiring momentum libur sekolah dan berbagai Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Konsumsi pemerintah tumbuh sebesar 15,97 persen (yoy) bersumber dari peningkatan realisasi belanja pegawai termasuk pembayaran gaji ke-13, serta belanja barang dan jasa terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh tinggi sebesar 6,93 persen (yoy).
Sementara itu, investasi tumbuh sebesar 6,87 persen (yoy) terutama didorong oleh pertumbuhan subkomponen kendaraan serta investasi pemerintah dan swasta sejalan dengan meningkatnya realisasi penanaman modal. Sedangkan untuk ekspor tumbuh sebesar 4,13 persen (yoy) ditopang oleh permintaan mitra dagang utama.
Dari sisi Lapangan Usaha (LU), berbagai LU utama tumbuh tetap baik. LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan, LU Konstruksi, serta LU Informasi dan Komunikasi sebagai kontributor utama pertumbuhan ekonomi tumbuh baik seiring dengan terjaganya permintaan domestik.
Selain itu, LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga tumbuh positif sejalan dengan peningkatan okupansi hotel dan meluasnya jangkauan penerima manfaat MBG.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)





