Pemutilasi Pria di Depok Kosongkan Kontrakan Sepekan Setelah Pembunuhan, Pemilik Tak Curiga

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Pembunuh sekaligus pemutilasi pria di Pancoran Mas, Depok, Saepul (26), sempat berniat memperpanjang masa sewa rumah kontrakannya di Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Namun, pelaku tiba-tiba membatalkan niatnya.

Pemilik rumah kontrakan Hermawati, mengungkapkan, rumah kontrakan yang disewa oleh Saepul atau dia kenal sebagai Iful dan teman laki-laki bernama JJ selesai masa sewanya pada 31 Juli 2026.

Sebelum masa kontrak berakhir, JJ menyampaikan tidak akan melanjutkan sewa. Bahkan JJ tidak lagi tinggal di rumah itu sekitar sepekan sebelum masa sewa habis.

Baca juga: Kenalan Lewat Media Sosial Berakhir Tragis, Terungkap Kronologi Kasus Mutilasi Depok

"Kalau yang JJ itu yang tinggal bareng itu, jadi dia kata dia seminggu yang dia mau pindah itu udah enggak di sini. Ada chatting-an sama saya," ujar Hermawati di depan rumah kontrakannya, Rabu (5/8/2026).

Sedangkan Saepul, kata dia, menyatakan akan tetap melanjutkan mengontrak di rumah tersebut.

Namun pada 30 Juli yang seharusnya menjadi tanggal jatuh tempo pembayaran sewa, Saepul tidak kunjung mentransfer uang sewa ke rekening Hermawati.

Baca juga: Ketua RT Ungkap Korban Mutilasi di Depok Kerap Datang ke Kontrakan Pelaku, Dikira Juga Penyewa

Esok harinya, Saepul baru mengabari bahwa dia batal memperpanjang masa sewa rumah.

"Tadinya kan yang Saepul itu kan mau nerusin gitu. Nah ternyata di tanggal 30 kan di sini tanggal 30 transfernya. Terus malam tanggal 31-nya itu langsung 'punten ibu, saya enggak nerus lagi. Besok saya kosongkan'," ucapnya.

Hermawati menyebut, Saepul mengosongkan rumah pada Jumat (1/8/2026) sebelum waktu zuhur.

Belakangan diketahui, sekitar seminggu sebelum pindah tepatnya Kamis (23/7/2026), Saepul ternyata membunuh dan memutilasi pria bernama Kunaefi (51) di kontrakan tersebut.

Setelah Saepul pindah, pada hari yang sama Hermawati datang bersama dua saudaranya untuk membersihkan kontrakan karena akan ada calon penyewa baru yang mau melihat-lihat rumah.

Baca juga: Mutilasi di Depok: Saepul Bawa Korban ke Kontrakan untuk Ngobrol, lalu Ribut

Dia menuturkan, saat dia menginjakkan kaki di rumah kontrakan itu, tidak ditemukan ada tanda-tanda keanehan.

Rumah memang berantakan, tetapi dia hanya menemukan sisa-sisa sampah kecil seperti bekas tisu dan botol air mineral.

"Pas saya lagi bersih-bersih pun yang ngontraknya hari ini itu ada, lagi lihat ke atas. Silakan lihat ke atas, ke bawah. Udah itu enggak ada apa-apa. Itu masih dalam keadaan berantakan, masih saya bersih-bersih," kata Hermawati.

Baca juga: Kontrakan Pelaku Mutilasi Depok Dipasangi Garis Polisi, Lokasinya Hanya 3,7 Km dari TKP

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Oleh karenanya, dia terkejut ketika kemudian mendapat kabar rumah kontrakannya diduga menjadi lokasi pembunuhan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amran Temukan Beras Fortifikasi Abal-abal Harganya Tembus Rp 42.000/Kg
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mitra Baru Resmi Bergabung, Persib Tambah Amunisi Finansial
• 19 jam lalubola.com
thumb
Tottenham Hotspur Bidik Cody Gakpo
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
TransNusa Tingkatkan Konektivitas Indonesia-Thailand Lewat Dua Rute Utama
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Madrid Tolak Berikan Gaji Sama dengan Mbappe kepada Vinicius, Tawaran Akhir Rp495 Miliar
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.