Komandan Daerah Angkatan Laut I mengevakuasi para anak buah kapal (ABK) yang terjebak di kapal yang terbakar di Belawan, Kota Medan, pada Rabu (5/8).
Kadispen Kodaeral I, Kolonel Laut (S) Wahyu mengatakan awalnya pihak TNI AL menerima laporan dari Posal Medan Labuhan atau pos TNI AL mengenai insiden kebakaran kapal nelayan di perairan Belawan.
Anggota TNI AL kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan melakukan evakuasi terhadap beberapa ABK KM GL 1 GT 29 ke kapal ikan lainnya yang berada di sekitar lokasi.
"Selanjutnya, Patkamla Rubiah melakukan pengawalan kapal menuju Gudang PMS Gabion menggunakan kapal pukat teri, sembari bersama ABK melaksanakan upaya pemadaman api," kata Wahyu dalam keterangannya, Kamis (6/8).
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB setelah proses pemadaman yang dilakukan oleh TNI AL. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Akibat kejadian tersebut, satu unit KM GL 1 GT 29 mengalami kebakaran dengan tidak terdapat korban jiwa. Hingga pukul 13.00 WIB, situasi dinyatakan aman," ucap Wahyu.
Dugaan sementara, api berasal dari mesin kemudian menyambar ke bahan bakar. Namun, penyebab pastinya belum diketahui.
"Sementara ini dari detailnya kami belum dapat. Cuma awalnya dari mesinnya, dari kamar mesin kemudian menyambar ke bahan bakar. Dari kamar mesinnya seperti apa belum terdeteksi ini," pungkas Wahyu.





