Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kepemimpinan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA. Sikap tersebut disampaikan menjelang Kongres FIFA 2027 yang akan menjadi ajang pemilihan presiden untuk periode berikutnya.
PSSI menilai kepemimpinan Gianni Infantino telah memberikan dampak nyata bagi perkembangan sepak bola di berbagai negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang merasakan langsung manfaat dari berbagai program FIFA dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut PSSI, komitmen FIFA di bawah kepemimpinan Infantino tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan kompetisi internasional. Federasi sepak bola dunia itu juga dinilai konsisten mendorong pembangunan infrastruktur, pembinaan usia muda, hingga penguatan asosiasi anggota.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan transformasi sepak bola Indonesia tidak dapat dipisahkan dari dukungan FIFA. Berbagai program yang dijalankan disebut menjadi fondasi penting dalam percepatan pembangunan sepak bola nasional.
"Bagi Indonesia, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan sekadar badan pengatur global, melainkan mitra strategis yang hadir secara riil dalam pembangunan sepak bola kita," kata Erick Thohir di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
"Tanpa dukungan FIFA, lompatan kemajuan yang kita capai hari ini akan sulit terwujud," tambahnya.
- REUTERS/Benoit Tessier
Salah satu bentuk nyata dukungan FIFA adalah pembangunan National Training Centre (NTC) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Proyek tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan sepak bola Indonesia untuk jangka panjang.
Melalui program FIFA Forward, FIFA mengalokasikan pendanaan sebesar 5,4 juta dolar Amerika Serikat untuk tahap pertama pembangunan NTC. Fasilitas itu dibangun di atas lahan seluas 34,5 hektare sebagai pusat pembinaan sepak bola nasional.
Tak hanya menghadirkan infrastruktur, FIFA juga memperkuat perannya di kawasan Asia. Hal itu ditandai dengan penunjukan Jakarta sebagai FIFA Hub untuk Asia Tenggara dan Asia Timur.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari Host Country Agreement yang ditandatangani pada Juni 2025. Dengan status tersebut, Indonesia menjadi pusat operasional FIFA yang melayani 21 asosiasi anggota di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara.
Erick Thohir menilai kepercayaan itu menjadi bukti bahwa FIFA ingin menghadirkan pemerataan pembangunan sepak bola di seluruh dunia. Menurutnya, visi tersebut menjadi salah satu kekuatan utama kepemimpinan Gianni Infantino.




