BOGOR, KOMPAS.com - Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya, Kota Bogor, Jawa Barat yakni Samsudin dikabarkan mengundurkan diri.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, keluarnya Samsudin disebut karena ada pertimbangan pribadi.
"Jadi saya menyerahkan karena kan beliau menyampaikan ke saya untuk mengundurkan diri," kata Dedie di Jalan Merdeka, Kota Bogor, pada Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Pasar Merdeka Bogor Akan Kembali Dibuka, Tampung 450 Pedagang Sayur hingga Loak
Ia menuturkan, pelaksana tugas (Plt) yang mengisi posisi Samsudin untuk sementata dirangkap oleh direksi yang ada.
"Sementara kan bisa dirangkap lah oleh direksi yang ada," lanjut dia.
Sementara itu, Direktur Umum (Dirum) Samsudin membenarkan dirinya mengundurkan diri dari jabatannya.
Kabar yang beredar, Samsudin mengundurkan diri secara mendadak.
Namun, Samsudin mengaku telah melakukan pengunduran diri sesuai prosedur yang berlaku sejak 20 Juli 2026.
"Benar lah (mengundurkan diri) masa bohong. Jadi saya ajuinnya tanggal 20 Juli, minta sampai tanggal 21 Agustus kan 30 hari ya. Itu mah kepatutan lah gitu. One month notice. Jadi sebetulnya kalau ada yang mengatakan mendadak mah itu enggak benar," kata Samsudin saat ditemui Kompas.com di Jalan Merdeka, Kota Bogor, pada Kamis.
Baca juga: DLH Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi
Dirinya menyebut, tidak ada alasan spesifik mundur dari jabatan yang diembannya. Samsudin mengaku ingin berkonsentrasi pada hal lain.
"Ingin konsentrasi ke hal lain, kebetulan saya juga lagi sekolah lagi nih, lagi ngambil S3. Terus beberapa hal juga yang harus saya fokus lah," jelas dia.
Samsudin berpesan, siapapun yang menggantikan posisinya dapat meningkatkan kinerja perusahaan menjadi lebih baik dan dapat meningkatkan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Kota Bogor melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Bisa meningkatkan APBD Kota Bogor melalui PAD. Gitu aja sih sebenarnya. Mudah-mudahan bisa lebih baik aja," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang