Grid.ID - Ruben Onsu tanggapi keluhan Sarwendah yang trauma didatangi debt collector. Presenter itu pun melempar sindiran sekaligus saran untuk kenyamanan hidup sang mantan istri.
Beberapa waktu yang lalu Sarwendah sempat curhat bahwa dirinya merasa terusik lantaran kerap didatangi debt collector di rumah. Hal ini jugalah yang memicu Sarwendah memboyong anak-anaknya pindah ke rumah lain.
Sarwendah juga menyebut penagih utang itu tidak terkait pembayaran rumah yang masih terhutang di bank, melainkan debt collector mobil, pinjol, dan kartu kredit bank.
"Jadi, debt collector yang datang itu adalah debt collector mobil, debt collector pinjaman online (pinjol) dari hand phone, kartu kredit bank, dan semuanya itu menghubungi ke nomor aku," ucap Sarwendah di podcast Curhat BANG Denny Sumargo dikutip Grid.ID pada Kamis (6/8/2026).
Sarwendah memastikan pinjaman itu bukan atas nama dirinya, melainkan atas nama Ruben Onsu. Bahkan, ia meminta Denny Sumargo untuk ikut mengecek sendiri di ponselnya.
"Kokoh (Denny Sumargo) lihat saja semuanya bagaimana? Yang pasti bukan atas nama aku. Atas nama beliau (Ruben Onsu)," ucapnya.
Jauh sebelum isu ini viral, Sarwendah pernah mengaku trauma sampai harus pergi ke psikolog lantaran hidupnya tak lagi tenang akibat teror debt collector itu.
"Aku ke psikolog, iya," ujar Sarwendah, saat ditemui Grid.ID di Bandara Soekarno Hatta pada 19 November 2025 lalu.
"Kalau Kakak seorang perempuan, tiba-tiba ada yang datang ke rumah, kaget nggak? Takut nggak?" katanya.
Ruben Onsu Menanggapi Keluhan Sarwendah
Curhatan Sarwendah itu akhirnya terdengar pula di telinga Ruben Onsu. Dalam sebuah live TikTok yang ia lakukan baru-baru ini, Ruben langsung memberikan tanggapan atas hal yang dihadapi mantan istrinya.
Sambil melempar sindiran halus, presenter 42 tahun menyarankan agar Sarwendah melaporkan debt collector ke polisi jika memang mengganggu.
"Pertanyaannya gini, kalau gua udah, gua kan nggak tinggal di situ, lu tinggal ngomong sama aja kayak lu dapat barang paket. Kalau nggak ada namanya di situ, ya lu bilang aja nggak ada. Selesai," kata Ruben Onsu dikutip dari akun TikTok @gosip.ya, Kamis (6/8/2026).
"Kalau lu merasa terganggu apalagi, itu mengganggu anak, ya lu lapor polisi," lanjutnya.
Ayah tiga anak ini juga menyoroti aksi Sarwendah yang melaporkan akun-akun penyebar fitnah dan hoaks ke polisi. Ruben lalu mengaitkannya dengan kedatangan debt collector ke rumah yang sama-sama mengganggu ketenangan hidupnya.
"Hete komen lu lapor polisi. Orang yang datang mengganggu, lu yang merasa terusik, lu nggak lapor polisi. Aneh," sindir Ruben Onsu.
Sarwendah Memilih Pindah Rumah
Di tengah konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah diketahui telah meninggalkan rumah mewahnya dan memboyong dua putrinya, Thalia dan Thania pindah ke hunian baru. Melalui tim kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, Sarwendah membeberkan alasannya angkat kaki dari istananya itu.
Menurut sang pengacara, Sarwendah dan anak-anak merasa tak lagi aman lantaran kerap didatangi debt collector di atas pukul 10 malam.
"Situasi sudah tidak aman lagi bagi anak-anak. Ada oknum diduga debt collector datang malam-malam mencari orang yang tidak ada di situ. Itulah kenapa klien kami memutuskan pindah ke tempat yang lebih aman dan nyaman bagi anak-anak," ungkap Abraham Simon saat ditemui awak media.
Selain itu, Sarwendah juga memilih pindah karena rumah yang ditempatinya itu masih menjadi polemik harta gono-gini. Chris Sam Siwu mengungkapkan adanya ketidakadilan dalam pembagian aset.
"Klien kami diberikan gono-gini yang ternyata bermasalah di bank, nilainya cukup fantastis. Bahkan, sudah ada surat dari bank mengenai rencana lelang. Klien kami tidak mau terseret dalam pusaran itu, sehingga lebih baik pindah demi mencari ketenangan," tegas Chris. (*)
Artikel Asli



