Big Bad Wolf 2026 Hadir di Bandung, Jutaan Buku mulai Rp25 Ribu Ramaikan Festival Literasi Pages & Plates

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Festival Literasi Pages & Plates menghadirkan bazar buku internasional Big Bad Wolf untuk pertama kalinya di Kota Bandung. Festival ini memadukan antara literasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem literasi di daerah.

Penyelenggaraan bazar buku tersebut merupakan salah satu bentuk meningkatkan budaya literasi. Upaya ini terus dilakukan melalui berbagai pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan penyelenggaraan festival tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Bandung dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). 

Menurutnya, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca, tetapi juga semangat untuk terus mencari pengetahuan.

"Literasi adalah semangat untuk mencari tahu," ujarnya, dikutip dari program Selamat Pagi Indonesia, Kamis, 6 Agustus 2026.


Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan Festival Literasi Pages & Plates menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandung meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). (Foto: Dok. Metro TV)

Wali Kota Farhan mengakui tingkat literasi Kota Bandung masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pemerintah kota berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu menarik masyarakat untuk lebih dekat dengan buku dan perpustakaan.

"Makanya kami berusaha mengundang Big Bad Wolf datang ke Kota Bandung dan menggabungkannya dengan festival kuliner supaya masyarakat datang, menikmati suasana, sekaligus membeli buku," katanya.

Ia berharap pendekatan tersebut dapat menjadi cara baru membangun budaya membaca yang lebih menyenangkan bagi masyarakat lintas usia.
  Perdana hadir di Bandung Sementara itu, Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia Marthius Wandi Budianto mengatakan Bandung merupakan kota yang telah lama masuk dalam rencana ekspansi Big Bad Wolf. Setelah satu dekade hadir di Indonesia, tahun ini menjadi penyelenggaraan perdana di Kota Kembang.

"Bandung adalah salah satu kota yang memang sudah lama kami incar. Setelah 10 tahun Big Bad Wolf hadir di Indonesia, akhirnya kami bisa hadir di Bandung berkat dukungan Pemerintah Kota Bandung," katanya.
 

Baca Juga :

Big Bad Wolf 2026 Kembali Digelar di Makassar, Dorong Akses Buku Lebih Luas


Menurut Marthius, antusiasme masyarakat terhadap buku mulai kembali meningkat. Ia melihat tren membaca, khususnya di kalangan generasi muda, menunjukkan perkembangan positif dibandingkan beberapa tahun terakhir.

"Sekarang anak-anak muda mulai kembali mencari buku-buku klasik, buku pengembangan diri, dan buku-buku berkualitas lainnya," ujarnya.


Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia Marthius Wandi Budianto mengatakan Bandung menjadi kota yang telah lama masuk dalam rencana ekspansi Big Bad Wolf di Indonesia. (Foto: Dok. Metro TV)

Ia menilai kemudahan akses terhadap buku dengan harga terjangkau menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan budaya membaca. Karena itu, Big Bad Wolf terus memperluas penyelenggaraan ke berbagai kota agar masyarakat semakin mudah memperoleh buku berkualitas.

"Misi kami memang membawa buku lebih dekat kepada masyarakat. Semakin mudah masyarakat mendapatkan buku, semakin besar pula peluang meningkatkan budaya literasi," katanya.

Dalam penyelenggaraan di Bandung, Big Bad Wolf menghadirkan jutaan buku dari berbagai kategori serta program Extreme Sale dengan harga mulai Rp25 ribu, Rp50 ribu, hingga Rp75 ribu. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas masuk gratis, area ramah disabilitas, serta layanan pengiriman buku untuk memudahkan pembelian dalam jumlah banyak.

Farhan mengatakan konsep Pages & Plates sengaja memadukan festival buku dengan wisata kuliner agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. Menurutnya, literasi dapat tumbuh apabila dikemas menjadi pengalaman yang menyenangkan.

"Kami ingin orang datang bukan hanya untuk membeli buku, tetapi juga menikmati Kota Bandung. Dari situ mudah-mudahan tumbuh kebiasaan membaca," katanya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku industri dapat terus berlanjut sehingga Festival Pages & Plates menjadi agenda rutin yang memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif sekaligus kota literasi.

"Harapan kami tentu kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi di Kota Bandung," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi! Malut United Ganti Nama Jadi Java United FC dan Bermarkas di Semarang
• 46 menit lalumedcom.id
thumb
Dirut Bulog Sidak Ritel Modern, Antisipasi Potensi Kekosongan Beras Premium
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Chery Tiggo V Nongol di GIIAS 2026, Bisa Jadi SUV, MPV, hingga Double Cabin
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Profil Abdul El-Sayed, Politikus Muslim yang Buat Trump Berang
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Arsenal sepakat datangkan Bruno Guimaraes
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.