Komisi I DPR minta TNI dan BIN perkuat deteksi dini cegah gangguan keamanan

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Dave Laksono meminta kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk terus memperkuat deteksi dini, analisis situasi serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Dia menilai pernyataan dari pemerintah bahwa kondisi dalam negeri aman dan terkendali, mencerminkan hasil pemantauan dan data yang akurat terhadap dinamika yang berkembang. Oleh karena itu, menurut dia, stabilitas yang telah terjaga wajib dipelihara melalui kewaspadaan.

"Komisi I DPR RI menghormati hasil koordinasi pemerintah bersama TNI, Polri, dan unsur terkait dalam memantau perkembangan situasi nasional," kata Dave dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, kemampuan membaca setiap perkembangan secara cepat dan akurat merupakan faktor penting agar setiap potensi gangguan dapat direspons secara cepat, tepat, dan proporsional sehingga stabilitas nasional tetap terjaga sejalan dengan prinsip negara hukum dan nilai-nilai demokrasi.

Di sisi lain, Dave menyampaikan maraknya penyebaran rekaman video lama yang dikemas seolah-olah sebagai peristiwa yang sedang berlangsung berpotensi menimbulkan keresahan serta menyesatkan masyarakat.

Dia menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tetap harus dihormati, tetapi tidak boleh dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan atau memanipulasi fakta.

"Perkembangan ruang digital juga memerlukan perhatian yang sama," ucapnya.

Untuk itu, menurut dia, Komisi I DPR RI menekankan pentingnya penguatan penanganan disinformasi di ruang digital oleh Kementerian Komunikasi dan Digital bersama platform digital serta pihak terkait.

Langkah tersebut, kata dia, juga perlu diiringi dengan penguatan literasi digital agar masyarakat semakin terbiasa memverifikasi sumber, waktu, dan konteks setiap informasi sebelum membagikannya.

"Ruang digital Indonesia diharapkan tetap menjadi ruang publik yang sehat, terpercaya serta mendukung terjaganya stabilitas nasional dan kualitas demokrasi," ujar Dave.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan situasi di Ibu Kota dan beberapa wilayah Indonesia hingga saat ini aman terkendali. Dia menambahkan aktivitas pusat perbelanjaan di beberapa tempat pun terpantau normal, melambangkan situasi masih terjaga dengan baik.

"Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap dan perkembangan situasi terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua," kata Djamari saat jumpa pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).

Baca juga: Menko Polkam buka suara soal video aksi demo di media sosial

Baca juga: Menko: Pemilik akun medsos penyebar hoaks soal demo bisa dipidana

Baca juga: Polri dalami soal video hoaks terkait aksi demonstrasi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemotor Tewas usai Hantam Trotoar di Jalan Juanda, Depok
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Recording Academy Diserbu ARMY usai Hapus Video BTS di Grammy
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Lowongan Kerja BCA untuk Fresh Graduate Dibuka hingga 7 Agustus 2026, Simak Syaratnya
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Budi Santoso Bertolak ke India untuk Hadiri Pertemuan Menteri Perdagangan BRICS, Indonesia Perjuangkan Akses Pasar dan Invest
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Mendes PDT sebut 10.000 sekolah direhabilitasi tahun ini
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.