BGN Aktivasi 1.700 Dapur MBG, Fokus Daerah dengan Angka Stunting Tinggi

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyiapkan operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah dengan angka stunting tinggi. Kepala BGN Sudaryono mengatakan sebanyak 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG telah dinyatakan siap beroperasi setelah melalui proses pemetaan bersama sejumlah kementerian.

Sudaryono menjelaskan, BGN saat ini memiliki basis data lebih dari 13 ribu calon dapur MBG dengan berbagai tahapan pembangunan. Data tersebut kemudian dipadankan dengan data stunting dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menentukan wilayah prioritas.

"Di data kita ada sekitar 13 ribu lebih dapur. Ada yang titik baru, ada juga yang sudah selesai. Data ini kemudian kami overlay dengan data Kementerian Kesehatan untuk melihat daerah yang angka stuntingnya tinggi dan sangat tinggi," kata Sudaryono dalam konferensi pers terkait penataan ulang penerima MBG dan harga beras di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Hasil pemetaan tersebut menunjukkan sekitar 1.700 dapur telah siap dioperasikan di daerah prioritas. BGN akan mengaktifkannya secara bertahap dimulai pada pekan depan.

Sudaryono mengatakan sekitar 300 dapur akan mulai diaktivasi lebih dulu, kemudian disusul aktivasi tahap berikutnya hingga seluruh dapur yang telah siap dapat beroperasi.

"Dari hasil overlay ada 1.700 dapur yang sudah siap. Insyaallah minggu depan sekitar 300 dapur kita aktivasi, kemudian minggu berikutnya kita lanjutkan secara bertahap," ujar dia.
 

Baca Juga :

Pemerintah Kebut Penataan Penerima MBG di Wilayah 3T, Zulhas: Kelar Minggu Ini


(Ilustrasi SPPG. Foto: dok MI)
  Pastikan proses pengajuan dapur MBG melalui sistem
Selain menyiapkan operasional dapur, BGN juga masih melakukan verifikasi terhadap ribuan titik SPPG lainnya, termasuk dapur yang berada di pondok pesantren.

Sudaryono menegaskan seluruh proses penetapan lokasi maupun operasional dapur dilakukan melalui sistem yang transparan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan proses pengajuan dapur MBG.

"Kalau ada orang mengaku siapa pun yang bisa membantu, saya pastikan itu bohong. Semua kita lakukan by system dan semuanya transparan," tegas dia.

Adapun, daerah dengan tingkat stunting tinggi dan akses yang masih terbatas menjadi fokus utama aktivasi dapur MBG. Wilayah prioritas tersebut antara lain Papua, Nias, Nusa Penida (sesuai penyebutan dalam rapat), serta kepulauan di Maluku dan Maluku Utara.

Menurut Sudaryono, keputusan tersebut telah disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan bersama kementerian dan lembaga terkait agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat segera menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 6 Agustus 2026, Jangan Lupa Datang!
• 12 jam laludisway.id
thumb
Wamendagri Ribka Tinjau Langsung Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura
• 56 menit lalukumparan.com
thumb
Serial The Bombing of Pan Am 103 Jadi Tayangan Terpopuler Baru di Netflix
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Progres Pembangunan TPS3R Laikang Hampir Rampung, Camat Biringkanaya Optimistis Tingkatkan Pengelolaan Sampah
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Warga Jakbar Apresiasi Kehadiran Dishub Untuk Urai Kemacetan di Kembangan
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.