Pramono Minta Guru PAUD Ikut Ajarkan Anak Pilah Sampah Sejak Dini

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026.

Pramono Minta Guru PAUD Ikut Ajarkan Anak Pilah Sampah Sejak Dini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta guru PAUD untuk mengajarkan peserta didiknya memilah sampah sejak dini sebagai upaya menyukseskan gerakan pilah sampah sesuai Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026 di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga:
Pramono Pastikan JPO Tendean Segera Dibangun Ulang usai Rusak Ditabrak Truk

"Saya berharap bahwa sebagai pendidik, Ibu-ibu dan Bapak-bapak sekalian, dari awal saya minta tolong betul untuk mengajarkan kepada anak didiknya tentang kegiatan pilah sampah dimulai dari anak-anak PAUD," kata Pramono.

Pramono meyakini bahwa anak-anak bisa menjadi agen perubahan bila sejak awal telah membiasakan diri melakukan pemilahan sampah. Sebab mereka juga bisa menjadi pengingat bagi keluarganya agar orang tua turut menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah.

Baca Juga:
Pramono Sebut Keuangan Jakarta Sangat Sehat, Targetkan Obligasi Daerah Terbit Juni 2027

"Kalau kemudian mereka ini bisa memahami, mengikuti, menjalankan, dan mungkin merekalah yang akan mengingatkan orang tuanya untuk memilah sampah tadi menjadi gerakan yang masif bagi warga Jakarta," tuturnya.

Pramono meyakini kedekatan emosional antara guru dan peserta didik dapat membantu Pemprov DKI Jakarta mensosialisasikan gerakan pilah sampah tersebut. 

"Karena saya tahu bagaimana hubungan guru-guru PAUD dengan siswanya, pasti hubungannya sudah emosionalnya bersifat sangat personal. Kalau ini dimulai dari tingkat paling bawah, dampaknya yang tidak diperhitungkan selama ini akan sangat terasa," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa TPST Bantargebang, Kota Bekasi, mulai 1 Agustus kemarin, telah memberlakukan bahwa hanya menerima sampah residu. Dengan begitu, saat ini tidak semua jenis sampah dari Jakarta bisa langsung dibuang ke TPST Bantargebang.

"Yang dibuang ke Bantar Gebang tidak lagi seperti dulu secara keseluruhan. Karena sudah kita pilah, maka yang didumping di Bantar Gebang mulai 1 Agustus kemarin adalah residunya," ucapnya.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPBD Jabar Belum Temukan Kerusakan dan Korban Jiwa Imbas Gempa Pangandaran
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Zodiak Paling Cuek, Sulit Menunjukkan Perasaan tetapi Diam-Diam Peduli
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
6 Profesor UT Angkat Isu AI hingga Akses Kuliah, Ini Gagasan yang Ditawarkan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Kegagalan Tidak Surutkan Ramdhan Jadi Lulusan Terbaik IPDN
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Suwardi Thahir Prioritaskan Peningkatan Kompetensi Wartawan dan Digitalisasi PWI Sulsel
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.