KUD optimistis musim penangkapan ikan nelayan Cilacap membaik

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Cilacap (ANTARA) - Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo Cilacap Untung Jayanto optimistis musim penangkapan ikan nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun ini membaik, ditandai meningkatnya hasil tangkapan kapal-kapal kecil sejak Juli 2026.

Saat ditemui di Cilacap, Kamis, dia mengatakan peningkatan hasil tangkapan mulai dirasakan nelayan yang mengoperasikan kapal berukuran di bawah 5 gross ton (GT), terutama nelayan penangkap udang rebon di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu dan Dermaga 3 Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap.

"Alhamdulillah mulai Juli sudah ada peningkatan, khususnya untuk kapal-kapal kecil di bawah 5 GT. Hasil tangkapan yang cukup lumayan terutama udang rebon," katanya.

Ia mengatakan aktivitas penangkapan ikan diperkirakan akan terus membaik hingga akhir tahun apabila kondisi cuaca tetap mendukung.

Menurut dia, curah hujan yang relatif rendah selama musim kemarau memberi kesempatan lebih besar bagi nelayan untuk melaut.

"Dermaga 3 kini menjadi lokasi pendaratan hasil tangkapan bagi nelayan Kemiren setelah kawasan pesisir Kemiren tidak lagi dapat digunakan sebagai tempat mendarat karena adanya pembangunan tanggul penahan abrasi dan gelombang,” katanya menjelaskan.

Guna mendukung aktivitas tersebut, kata dia, di Dermaga 3 telah disediakan tempat pelelangan ikan skala kecil yang melayani nelayan Kemiren sehingga proses pendaratan dan pemasaran hasil tangkapan tetap berjalan.

Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut membantu nelayan kapal kecil tetap beraktivitas meskipun terjadi perubahan lokasi pendaratan ikan.

Meskipun demikian, dia mengatakan data produksi yang dikelola KUD Mino Saroyo saat ini tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Pasalnya, sejak 1 Juli 2025 KUD Mino Saroyo tidak lagi mengelola TPI besar di kawasan PPS Cilacap setelah adanya perubahan ketentuan pengelolaan,” katanya.

Akibat perubahan itu, kata dia, produksi yang tercatat di koperasi nelayan tersebut menurun karena hanya berasal dari TPI yang masih berada dalam pengelolaan koperasi.

Saat ini KUD Mino Saroyo mengelola TPI Kemiren, Tegalkatilayu, Sidakaya, Pandanarang, dan Sentolokawat, sedangkan TPI Donan sudah tidak lagi berada dalam pengelolaan koperasi.

"Kalau sekarang kami tinggal mengelola TPI-TPI kecil, sehingga produksi yang tercatat di KUD juga turun karena tidak lagi mencakup TPI besar di PPS," katanya.

Baca juga: HNSI Bintan: Pelabuhan TPI permudah nelayan jual ikan hasil tangkapan

Baca juga: ITS dukung produktivitas nelayan melalui Lamusa Bahari

Ia mengakui rekapitulasi produksi hingga akhir Juli 2026 masih dalam proses sehingga belum dapat dipublikasikan.

Akan tetapi berdasarkan kondisi di lapangan, kata dia, aktivitas pendaratan ikan dan pelelangan di TPI yang dikelola KUD menunjukkan tren positif dibandingkan awal tahun.

Untung mengharapkan kondisi cuaca tetap bersahabat hingga akhir musim kemarau sehingga hasil tangkapan nelayan kapal kecil terus meningkat, pendapatan nelayan membaik, dan aktivitas perikanan tangkap di Kabupaten Cilacap semakin bergairah.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Indarto mengakui aktivitas pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan mulai ramai meskipun kondisi angin di laut masih cukup kencang.

“Mungkin bulan Agustus ini akan semakin ramai hingga akhir tahun,” katanya.

Baca juga: UNJ kenalkan nelayan teknologi sonar sederhana tingkatkan tangkapan

Baca juga: Perikanan Indonesia serap 4.680 ton ikan tangkapan nelayan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelar Rakor di Surabaya, Mendagri dan Ketua KPK Peringatkan Kepala Daerah Se-Jatim
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenkeu Ambil Alih Whoosh, Bagaimana Risikonya?
• 35 menit lalukompas.id
thumb
Bantai Kunaefi, Polisi: Pelaku Mutilasi di Depok Tergabung Grup Chat Komunitas Sesama Jenis
• 4 jam laludisway.id
thumb
Bocoran Redmi 17 5G Terungkap, Baterai 7.500 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5 Jadi Andalan
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Dorong Pemanfaatan JHT untuk Modal Usaha Produktif
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.