Warga Keluhkan Dampak Revitalisasi Kali Cakung Lama di Jakut

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Warga Kampung Rawa Indah, RT 04/03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengeluhkan dampak revitalisasi Kali Cakung Lama. Kegiatan tersebut membuat tembok sejumlah rumah di beberapa RT dan Masjid Jami Al-Husna retak-retak.

“Keretakan tembok dan bangunan terjadi diduga akibat adanya aktivitas pengerjaan revitalisasi Kali Cakung Lama, Kecamatan Kelapa Gading yang sudah berjalan sejak November 2025,” kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Husna Muhammad Ridho dikutip dari Antara, Jumat, 7 Agustus 2026.

Ia menambahkan dampak proyek pembangunan turap kali juga mengakibatkan adanya keretakan akses jalan di depan masjid. Pengerjaan juga mengakibatkan banyak debu. 

"Selain itu saat pekerjaan banyak debu yang meresahkan warga. Kontur tanahnya masjid ini jadi miring, karena ini dilewati oleh alat berat,” ungkap Ridho.

Dia menjelaskan kerusakan tembok dan akses jalan di depan masjid tersebut dampak pengerjaan proyek normalisasi kali dan kendaraan serta alat berat yang melintas. Truk lewat setiap hari untuk mengeruk sedimen lumpur dan semua jalanan ambles, karena mobil yang membawa tanah hampir setiap hari melintas saat ada pengerukan.

Warga berharap agar pengerjaan revitalisasi kali tersebut cepat selesai. Pasalnya, dampak negatif yang dirasakan warga sangat banyak.

Baca Juga :

21 Tahun Dangkal, Kali Angke Bogor Dinormalisasi untuk Cegah Banjir
"Kami warga ingin secepatnya rampung pengerjaan ini dan ingin seperti sedia kala, artinya diperbaiki seperti sedia kala," sebut Ridho.

Ia mengaku pengerjaan tersebut memiliki sisi positifnya. Salah satunya, kali tersebut bisa dikeruk dan diperbaiki.

"Tapi harusnya mereka agak peka dalam proses pembangunan, lihat bangunan satu persatu," ujar Ridho.

Dia mengatakan revitalisasi kali tersebut merupakan proyek Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

Hal senada juga disampaikan Ketua RW 03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Roni. Dia mengaku sudah banyak menerima keluhan warga. 

"Kami ingin kontraktor ini duduk bareng, cari solusi terbaik seperti apa nanti," kata Roni.

Menurut dia, revitalisasi kali tersebut sudah diusulkan warga sejak 2010. Namun baru terealisasi saat ini . Usulan perbaikan kali itu diusung warga karena kawasan itu kerap dilanda banjir setiap musim hujan.

"Di sini tiap tahun banjir. Kalau usulan dari 2010 sudah, baru sekarang ini terlaksana,” ungkap Roni.

Akibat adanya pengerjaan revitalisasi kali tersebut, sementara sudah ada tiga RT yang terdampak. Menurut dia, di lokasi ini akses jalan sempit, alat berat melintas dan yang menyenggol rumah, hingga, rumah orang kena asbes.

“Yang terdampak ada RT 06, 05 dan RT 04," kata dia.

Sebelumnya warga juga mengeluhkan pembangunan turap di Kali Cakung Lama, Kecamatan Kelapa Gading dan Cilincing, Jakarta Utara. Sebab, mengakibatkan akses jalan warga terisolir.

Selain berdampak pada ekonomi warga, terputusnya jalan tersebut juga menyebabkan rusaknya pipa PAM aliran air bersih milik warga.

Hal tersebut merugikan sejumlah warga yang tinggal di RT 04/03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Proyek pembangunan turap Kali Cakung Drain itu dikerjakan di dua sisi kanan dan kiri. Sisi kanan masuk wilayah RW 10, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing. Sedangkan sisi kiri masuk wilayah RW 03, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading.

"Pengerjaan turap mulai dari wilayah RT 01-07/RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading. Cuma persoalannya sudah 5 bulan lebih dan sampai hari ini masih mangkrak seperti ini," kata Ketua RT 04/03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Farid.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Repsol Jadi Mitra Pelumas dalam Program Trade-in di GIIAS 2026
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
BI Catat Transaksi QRIS Tembus 12,55 Miliar pada Semester I 2026, Hampir Capai Tiga Perempat Target Tahunan
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Foto: Kazakhstan Lepas Liarkan Harimau Amur untuk Pulihkan Populasi
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Jakut Bentuk 5 Satgas Cegah Tawuran dan Konflik Sosial
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Geger Mayat Pria Terikat dalam Bagasi Mobil di Grobogan, Diduga Korban Perampokan
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.