APKASI Usul Gaji Kepala Daerah Naik, Pakar: Tak Signifikan Cegah Korupsi | ROSI

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar Otonomi Daerah, Prof. Djohermansyah Djohan, tidak sependapat jika kenaikan gaji dikaitkan sebagai solusi untuk mencegah korupsi, khususnya di kalangan kepala daerah.

Menurut Djohermansyah, "Kalau untuk solusi menekan atau memecahkan masalah korup supaya kepala daerah tidak korup, ya dengan menaikkan gaji saya nggak sependapat itu."

Ia menegaskan, persoalan korupsi tidak semata-mata dipengaruhi oleh besaran penghasilan. Faktor integritas justru menjadi penentu utama.

Djohermansyah mengatakan, "Karena kalau kepala daerahnya rakus, ya maka akan tidak relevan itu, tidak akan signifikan. Gajinya kecil, tunjangannya kecil, gajinya besar atau gajinya kecil, itu dia tetap aja akan korup.”

Sebelumnya Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengusulkan pemerintah menaikkan remunerasi kepala daerah dan wakil kepala daerah. 

Usulan tersebut didasari penilaian bahwa beban kerja para kepala daerah saat ini sudah tidak lagi sebanding dengan penghasilan yang diterima. 

Selain itu, kenaikan remunerasi juga dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk menekan praktik korupsi di kalangan kepala daerah.

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/oBwtiU6GSeY 

 

#kepaladaerah #kpk #korupsi

Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini

Sumber : Kompas TV

Tag
  • rosi
  • korupsi
  • kepala daerah
  • ott kpk
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Investasi Dinilai Hadirkan Harapan Baru Bagi Jemaah Haji Indonesia
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Sudaryono Ingatkan Siswa Tidak Membawa Pulang Makan Bergizi Gratis demi Cegah Dugaan Keracunan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Kemensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Program Sembako yang Terindikasi Bertransaksi Judi Online
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Fajar 2026 digelar perkuat rantai industri halal Jateng
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Bandingkan Data PISA Tiap Negara, Prabowo: Kemampuan Baca Indonesia Masih di Bawah Singapura
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.