HARIAN.FAJAR.CO.ID, GIANYAR – Persebaya Surabaya menjuarai Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti 6-5 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).
Ada kebahagiaan ganda karena Kapten Persebaya, Francisco Rivera, juga dinobatkan sebagai pemain terbaik. Dia mendapat hadiah Rp100 juta.
Gelar ini menjadi yang pertama bagi Green Force di ajang tersebut setelah sebelumnya gagal di final 2019.
Keseruan pertandingan sudah terasa sejak awal dengan Persib Bandung yang langsung mengambil inisiatif menyerang. Uilliam Barros dan Balsa Sekulic menciptakan beberapa peluang, namun belum membuahkan gol.
Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-20 lewat Ramadhan Sananta yang memanfaatkan assist dari Rachmat Irianto. Namun, keunggulan itu hanya bertahan empat menit karena Patricio Matricardi berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 dengan bantuan assist Uilliam Barros.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir dan tidak berubah sampai extra time dua kali 15 menit selesai. Persib sempat melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan, termasuk memasukkan Hamra Hehanusa dan Dedi Kusnandar, serta Mariano Peralta dan Julio Cesar pada babak kedua dan extra time.
Namun, situasi semakin sulit bagi Persib setelah Mariano Peralta mendapat kartu merah pada babak perpanjangan waktu. Meski bermain dengan 10 pemain, Persib tetap mampu mempertahankan skor hingga adu penalti menjadi penentu juara.
Dalam adu penalti, tujuh eksekutor Persebaya hanya gagal satu kali melalui Yuran Fernandes, sementara Persib gagal dua kali lewat Uilliam Baros dan Hehanusa.
Peran RiveraKesuksesan Persebaya tak lepas dari peran kapten mereka, Francisco Rivera, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik final Piala Presiden 2026.
“Penghargaan ini sangat spesial karena kami akhirnya bisa mengangkat trofi Piala Presiden untuk pertama kalinya,” jelas Rivera.
Lebih lanjut, Rivera menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kerja keras seluruh tim yang telah berjuang melewati pertandingan panjang dan penuh tekanan.
“Kami melewati pertandingan yang sangat sengit, tapi semangat dan kerja sama tim membuat kami bisa meraih hasil ini,” pungkasnya.





