Liputan6.com, Jakarta - Satu per satu fakta kematian tragis Kunaefi (51), pria yang menjadi korban mutilasi di Depok, mulai terungkap. Setelah pelaku Saepullah alias Saepul (26) ditangkap, polisi mendapatkan sejumlah keterangan baru terkait kasus tersebut.
Awalnya, pelaku mengaku kesal terhadap perilaku korban yang membuatnya merasa tidak nyaman. Korban disebut sempat memegangi tubuhnya sehingga pelaku merasa risih dan emosi.
Advertisement
Namun, pengakuan tersebut tidak langsung diterima begitu saja oleh kepolisian. Polisi terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif sebenarnya di balik pembunuhan yang berujung mutilasi tersebut.
Selain menggali keterangan dari sejumlah saksi, polisi juga memeriksa ponsel pelaku untuk mencari kemungkinan adanya jejak digital yang berkaitan dengan kasus tersebut. Dari hasil pemeriksaan itu, polisi menemukan fakta baru.
"Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay)," kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman kepolisian. Polisi masih menelusuri apakah keberadaan pelaku dalam grup tersebut memiliki keterkaitan dengan kasus pembunuhan yang terjadi




