Investasi di Jakarta Tembus Rp173,6 Triliun pada Semester I 2026, Serap 300 Ribu Tenaga Kerja

disway.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - DKI Jakarta kembali mencatatkan diri sebagai provinsi dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia. 

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI pada Semester I Tahun 2026, Jakarta membukukan realisasi investasi sebesar Rp173,6 triliun atau 17,2 persen dari total realisasi investasi nasional.

Nilai tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp106,5 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp67,1 triliun.

BACA JUGA:Buntut Temuan 995 Senpi dan Narkoba, Sekolah Minta Polisi Bongkar Ruangan Mirip Bunker

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, Heru Hermawanto, mengatakan capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jakarta.

"Kepercayaan investor yang terus meningkat merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, didukung arah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono yang menempatkan kemudahan investasi dan pelayanan publik sebagai prioritas pembangunan," ujar Heru dalam keterangannya pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Berdasarkan realisasi penanaman modal Semester I Tahun 2026, investasi di DKI Jakarta masih didominasi sektor-sektor strategis yang mendukung aktivitas ekonomi perkotaan dan transformasi Jakarta sebagai kota global.

BACA JUGA:Kurangi Beban TPST Bantargebang, Pramono Dorong Guru PAUD Ajarkan Anak Pilah Sampah

Tiga sektor dengan kontribusi investasi terbesar ialah sektor Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi dengan realisasi Rp54,3 triliun atau 31 persen dari total investasi.

Posisi berikutnya ditempati sektor Jasa Lainnya sebesar Rp43,6 triliun atau 25 persen, serta sektor Perdagangan dan Reparasi sebesar Rp28,4 triliun atau 16 persen.

Dominasi ketiga sektor tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap sektor yang menopang konektivitas, perdagangan, serta pengembangan jasa sebagai penggerak utama perekonomian Jakarta.

Selain itu, sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp14 triliun atau 8 persen, disusul sektor Konstruksi sebesar Rp12,9 triliun atau 8 persen.

BACA JUGA:Diancam Pasal Pembunuhan Berencana, Pelaku Mutilasi di Depok Dibayangi Hukuman Mati

"Sektor lainnya secara kumulatif mencapai Rp20,3 triliun atau 12 persen," pungkas Heru.

Sementara Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (UP JIC), Ezrin Kartika, mengungkapkan realisasi investasi tersebut berhasil menyerap lebih hampir 300 ribu tenaga kerja.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpopuler: Mobil Listrik Makin Murah, Impresi Suzuki XL7 Hybrid, hingga Perang Harga Kendaraan
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Sudaryono Copot Kepala SPPG di Papua Buntut Kasus Keracunan MBG
• 23 jam laludetik.com
thumb
Permintaan Maaf Infantino Tak Berlaku, UEFA Kekeh Boikot Piala Dunia dan Turnamen FIFA
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pertanyaan saat PDKT yang Bantu Memahami Kecocokan dan Karakter Calon Pasangan
• 13 menit lalubeautynesia.id
thumb
Cuaca Besok 8 Agustus, BMKG: Sumut hingga Papua Berpotensi Hujan
• 3 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.