Satelit Lampung-1 Diluncurkan dari China, BRIN Pastikan Keamanan Data

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Satelit hiperspektral Lampung-1 yang mendukung pembangunan berbasis data lewat kecerdasan artifisial (AI) diluncurkan dari perairan Haiyang, Provinsi Shandong, China. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan keamanan data meski diluncurkan di luar Indonesia.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan peluncuran satelit tersebut sudah melalui koordinasi dengan pihaknya. BRIN termasuk yang terlibat dalam diskusi terkait keamanan data maupun aspek lainnya.

"Tapi yang jelas semua terkait dengan soal penyimpanan data dan lain sebagainya yang untuk Indonesia itu BRIN yang akan memiliki otoritas. Insyaallah aman, moga-moga aman insyaallah," kata Arif kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/82026).

Baca juga: Dukung MBG, BRIN Buat Alat Sensor Cegah Pembusukan di Ompreng

Lebih lanjut, Arif mengatakan BRIN akan meluncurkan satelit Neo-1 yang diproduksinya. Satelit itu akan mengorbit awal 2027 mendatang.

"Nah tapi yang paling penting lagi kita insyaallah juga akan launching satelit juga BRIN, BRIN Neo-1 itu produksi BRIN sendiri pabriknya ada di Bogor, segera kita akan launching awal 2027," ujarnya.

Dilansir detikSumbagsel, satelit Lampung-1 resmi diluncurkan pada Rabu (5/8). Peluncuran satelit dilakukan menggunakan roket Smart Dragon-3 dalam misi OSE Hyperspectral Twin Satellites.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal hadir langsung menyaksikan peluncuran bersama delegasi Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Shandong, STAR.VISION Aerospace, serta sejumlah mitra internasional.

Baca juga: BRIN: Presiden Beri Atensi Riset Pengelolaan Sampah hingga Genteng dari Limbah

Rahmat mengatakan peluncuran Lampung-1 menjadi tonggak baru kerja sama antara Lampung dan Shandong yang sebelumnya menjalin hubungan sister province. Menurutnya, teknologi satelit dan AI diharapkan mampu membantu pemerintah mengambil kebijakan pembangunan yang lebih akurat.

"Ini adalah momen yang sangat membanggakan. Yang kami saksikan hari ini bukan sekadar peluncuran sebuah satelit, tetapi dimulainya babak baru kerja sama internasional yang akan membantu Lampung memanfaatkan teknologi antariksa dan kecerdasan artifisial untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan," kata Rahmat.




(eva/amw)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Izinkan Ponpes dan Boarding School Bangun Dapur MBG
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
English Foundation Program Jadi Langkah Nyata SMA Unggulan KKSS Bone Cetak Generasi Berdaya Saing Global
• 10 jam laluharianfajar
thumb
GIIAS 2026: Astra UD Trucks dan Trans Migasindo Perkuat Layanan Armada Lewat Kontrak MCP
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Shueisha Perluas Jangkauan Global melalui MANGA MILLION, Platform Manga yang Tersedia dalam 100 Bahasa
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Richard Lee Curigai Saksi Dibayar oleh Doktif: Senyumannya Menjawab
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.