VIVA – Selama bertahun-tahun, Opera Van Java (OVJ) menjadi salah satu program komedi paling ikonik di televisi Indonesia. Mengusung konsep improvisasi dengan balutan cerita pewayangan yang diparodikan, acara ini berhasil melahirkan banyak momen lucu yang masih dikenang hingga sekarang.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, perjalanan OVJ ternyata tidak selalu berjalan mulus. Seiring berjalannya waktu, popularitas acara ini perlahan menurun hingga akhirnya tidak lagi menjadi tayangan unggulan.
Belakangan, komedian senior Nunung akhirnya membeberkan sejumlah faktor yang menurutnya menjadi penyebab OVJ kehilangan kejayaannya. Ia menegaskan bahwa berakhirnya program tersebut bukan dipicu oleh satu masalah saja, melainkan kombinasi dari berbagai faktor yang saling berkaitan.
Faktor pertama yang disoroti Nunung adalah rasa jenuh yang mulai dirasakan para pemain setelah menjalani proses syuting hampir setiap hari selama bertahun-tahun. Menurutnya, ritme kerja yang sangat padat membuat energi para personel perlahan terkuras.
"OVJ itu dulu mulai (bubar) kalau aku rasa memang sudah ada kejenuhan masing-masing ya. Karena tiap hari, sudah ada kejenuhannya,” ungkap Nunung yang dikutip dari YouTube pada Jumat, 7 Agustus 2026.
2. Suasana Tim Mulai BerubahRasa jenuh yang muncul, menurut Nunung, sedikit banyak turut memengaruhi dinamika di balik layar. Ia bahkan sempat menyinggung anggapan publik yang kala itu menyebut Sule menjadi lebih mudah marah.
"Jadi mulai ada kayak ada kejenuhan. Sampai dibilang Sule itu pemarah apa mungkin ya memang lagi menghadapi kejenuhan,” ungkapnya lagi.
3. Persaingan Program TV Semakin BeratSelain persoalan internal, Nunung juga mengakui munculnya program Yuk Keep Smile (YKS) menjadi tantangan besar bagi OVJ. Saat itu, acara komedi di stasiun televisi lain tersebut sedang berada di puncak popularitas dan berhasil menarik perhatian penonton.
"Terus ada tayangan di Trans TV YKS, itu yang menghantam OVJ,” kata Nunung.
4. Sule Menjadi Pemain Pertama yang HengkangFakta lain yang diungkap Nunung adalah keputusan Sule meninggalkan OVJ lebih dulu setelah mendapat tawaran program baru. Menurutnya, Sule seolah sudah memiliki firasat mengenai perubahan yang akan terjadi pada acara tersebut.





