Ratusan Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Disebut Legal dan Berizin, Diklaim akan Dipakai untuk Ekskul

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 995 pucuk senjata api (senpi) yang ditemukan di sebuah ruangan di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diklaim memiliki izin atau legal. Barang itu disebut disiapkan untuk kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) menembak dan panahan sekolah yang telah direncanakan sejak 2021.

“Betul, milik Lokta dan legal. Namun, gudang kami di sana juga sudah dikuasai sejak bulan April oleh pihak-pihak yang tidak berhak tersebut dari N (pembina yayasan sekolah saat ini). Kami pun tidak boleh masuk,” kata Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin), Alhadid Endar Putra kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga
  • Mantan Ketua Yayasan Dituding Sebagai Pelaku Penyimpanan Ratusan Senpi di Sekolah Swasta Jakarta
  • Usai Temuan Ratusan Senpi, Kuasa Hukum Yayasan Desak Polisi Bongkar Bunker di Sekolah Swasta Jakarta
  • Ratusan Senpi Ditemukan di Sebuah Sekolah Swasta di Jakarta

Alhadid merupakan kuasa eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta berinisial IWD yang diduga pelaku penyimpan senjata tersebut. Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.

"Senjata tersebut memiliki izin Polri dan sebagian besar sudah tidak dapat digunakan karena berupa suku cadang," katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Dia mengaku tak tahu permasalahannya hingga pihak yayasan sekolah diwakili Untung Sangaji meminta pada akhir Juli untuk mengambil barang itu. Namun, saat stafnya ke lokasi, ruangan sudah dibuka dengan ada anggota polisi dan TNI.

“Sebanyak 995 senjata seluruhnya merupakan air soft yang sudah tidak dapat digunakan dan legal. Sebagian besar juga berbentuk suku cadang (spare parts),” ucapnya. Menurutnya, barang itu disiapkan untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak dan panahan sekolah yang telah direncanakan sejak 2021.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan Drone Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 1 Warga, 12 Terluka
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Said: Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen Patut Disyukuri, Tapi Industri dan Pertanian Harus Diwaspadai
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Greenland Diperebutkan, Indonesia Jangan Sampai Kehilangan Kesempatan
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Imbau Rudy Tanoe Kooperatif Usai Tiga Kali Mangkir Pemeriksaan
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah percepat pembangunan huntara pascagempa di Sigi
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.