Unggahan Anies Baswedan yang memperlihatkan dirinya tengah membaca buku Why Do So Many Incompetent Men Become Leaders? karya Tomas Chamorro-Premuzic (2019) memicu beragam reaksi di media sosial. Foto tersebut menuai pujian dari sebagian warganet dan bahkan dianggap sebagai sindiran terhadap kondisi kepemimpinan saat ini.
Namun, tafsir tersebut justru memancing respons keras dari mantan Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto. Melalui akun X miliknya, Dede melontarkan kritik tajam kepada Anies dan mempertanyakan rekam jejak politik maupun kinerjanya.
"Emang @aniesbaswedan kompeten? Manusia ambisius yg dulu ikut konvensi Demokrat, 2014 jadi jubir Jokowi, terus diangkat jadi Menteri Pendidikan… diganti karena nggak becus kerja," tulis Dede.
Ia juga menyinggung perjalanan politik Anies setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri.
Baca Juga: Anies Baswedan: Krisis 98 Pemicunya Swasta, Sekarang Pemerintah yang Biang Keroknya
"Nyalon Gubernur DKI pake isu agama biar menang, terus nyalon Presiden… keok total," lanjutnya.
Menurut Dede, unggahan Anies yang sedang membaca buku tersebut justru menimbulkan kesan seolah sedang menyindir pihak lain.
"Sekarang lagi-lagi pamer buku 'Why Do So Many Incompetent Men Become Leaders?' di depan kamera. Seolah-olah lagi nyindir orang lain," ujarnya.
Dede kemudian mengaitkan isi buku tersebut dengan sosok Anies. Ia berpendapat, buku itu membahas kecenderungan masyarakat yang lebih mudah terpikat oleh figur yang percaya diri, karismatik, dan piawai berbicara dibandingkan kemampuan kerja yang sesungguhnya.
"Padahal isi bukunya justru pas banget buat dia sendiri: organisasi (dan rakyat) sering lebih suka orang yang terdengar meyakinkan, karismatik, dan jago bacot, daripada yang beneran mampu kerja," lanjut Dede.
Tak berhenti di situ, ia juga mempertanyakan capaian yang dimiliki Anies selama berkarier di dunia politik.
"Apa yang mau dibanggakan dari orang yang minim prestasi konkret, cuma modal retorika, gestur elegan, dan 'cara memasak' yang beda? Partai yang dibikin aja sampai sekarang statusnya hidup segan, mati tak mau," ungkap dia.
Di akhir pernyataannya, Dede kembali melontarkan sindiran yang menyita perhatian publik. Menurutnya, buku yang dibaca Anies justru lebih menggambarkan sosok Anies sendiri dibanding menjadi sindiran kepada orang lain.
"Jadi kalau dia lagi baca buku tentang pemimpin inkompeten yg naik karena percaya diri dan karisma…mungkin dia lagi baca biografi sendiri, bukan nyindir orang lain," pungkas Dede.





